Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Januari 2014

Presiden SBY Buka Munas Gapensi XIII di Bali





Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka Munas XIII Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasonal Indonesia (Gapensi) di Denpasar Bali. Apresiasi diberikan Presiden kepada Gapensi atas karya-karyanya yang turut dalam membangun bangsa.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Gapensi, LPJK dan para pelaku dunia usaha yang bergerak di bidang industri konstruksi dan jasa kontruksi apa yang sudah saudara berikan kepada negri ini, yang bermutu dan berkelas internasional, utamanya dibidang pembangunan ekonomi. Banyak sekali maha karya yang saudara lakukan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan sambutan dalam Munas Gapensi XIII, Denpasar, Senin(201).

Munas XII Gapensi yang diselingi dengan seminar dan pameran konstruksi ini, Gapensi memohon kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan industri kontruksi nasional untuk bersama mendiskusikan dalam rangka mencari solusi atas berbagai permasalahan dan hambatan domestik bagi kemajuan industri. Dan Presiden mengajak bersama Gapensi untuk melihat peluang kedepan.









“Gapensi telah berusia 50 tahun. Alangkah baiknya kalau kita bukan hanya melihat ke belakang, tetapi kita juga perlu melihat perjalanan negri ini, peluang industri dan jasa konstruksi 55 tahun kedepan.Kalau terlalu jauh, kita bisa melihat waktu yang lebih pendek, misalnya 15 tahun kedepan. Apa yang akan terjadi? Harapan saya nantinya akan bisa mendapatkan dan menciptakan peluang bisnis saudara,” tambah Presiden.

Dengan ajakan meraih peluang kedepan tersebut, lanjut Presiden, akan memotivasi diri dan ingin melakukan yang lebih baik lagi. Dan diyakini 2020 ekonomi Indonesia akan makin tumbuh, apalagi saat ini Indonesia nomor 16 terbesar di Indonesia.


Rabu, 04 September 2013

Sri Mulyani Dapat Jabatan Baru di Bank Dunia





Direktur Bank Dunia yang merupakan Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapat jabatan baru. Selain sebagai Direktur, Sri Mulyani kini bertugas sebagai Chief Operating Officer (COO).

Dalam keterangan Bank Dunia yang dikutip detikFinance, Kamis (4/9/2013), Sri Mulyani berarti menjadi orang nomor dua di institusi internasional tersebut.

"Sebagai Chief Operating Officer, Sri Mulyani bertanggung jawab untuk operasi di semua wilayah dan jaringan meliputi bidang tematik pembangunan manusia, pembangunan berkelanjutan, kemiskinan dan manajemen ekonomi," tulis Bank Dunia.

Sri Mulyani gabung di Bank Dunia pada Juni 2010. Sri Mulyani juga sempat masuk dalam jajaran 'The World's Most Powerful Women 2013 atau 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes. Direktur Bank Dunia ini menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang masuk dalam jajaran tersebut.

Forbes sendiri menulis Sri Mulyani merupakan wanita paling senior yang duduk di bank dunia sejak Mei 2010 sebagai Direktur. Ia mengawasi negara-negara di bagian Asia dan Afrika, Amerika Latin hingga Timur Tengah. Sri Mulyani juga pernah berhasil membawa Indonesia bertahan dari 'serangan' krisis keuangan global tanpa 'cedera' sedikitpun ketika menjadi Menteri Keuangan.

Sebagai catatan Forbes di 2013, Bank Dunia berhasil memberikan tekanan kepada Bangladesh untuk merombak undang-undang tenaga kerja ketika serangkaian kecelakaan hingga menyebabkan kematian terjadi di negara tersebut.

Ketika duduk di Bank Dunia, Sri Mulyani pernah menyampaikan sebuah opininya tentang bagaimana kemiskinan tidak bisa diberantas tanpa pemerintahan yang baik. Artikel ini tertuang pertama kali di Thomson Reuters Foundation-TrustLaw pada 16 Mei 2013 dan dipublikasikan juga dalam situs resmi bank dunia.


 http://finance.detik.com/read/2013/09/04/140916/2349075/68/wuih-sri-mulyani-dapat-jabatan-baru-di-bank-dunia?991101mainnews