Rabu, 24 Juni 2009

Tetap Semangat Dalam Hal yang Bermanfaat (1)



Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ


“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.” (HR. Muslim)

[Muslim: 47-Kitab Al Qodar, An Nawawi –rahimahullah- membawakan hadits ini dalam Bab "Iman dan Tunduk pada Takdir"]

Beberapa pelajaran berharga dapat kita petik dari hadits ini.

Mukmin yang Kuat Lebih Baik Daripada Mukmin yang Lemah

Mukimin yang kuat di sini bukanlah yang dimaksudkan adalah mukmin yang kekar badannya, perkasa dan sehat. Semacam ini yang sering dipahami sebagian orang tatkala mendengar hadits ini.

Yang dimaksud dengan mukmin yang kuat di sini adalah mukmin yang kuat imannya. Bukan yang dimaksudkan dengan kuat di sini adalah mukmin yang kuat badannya. Karena kuatnya badan biasanya akan menimbulkan bahaya jika kekuatan tersebut digunakan dalam hal maksiat. Namun pada asalnya, kuat badan tidak mesti terpuji dan juga tidak mesti tercela. Jika kekuatan tersebut digunakan untuk hal yang bermanfaat untuk urusan dunia dan akhirat, maka pada saat ini terpuji. Namun jika sebaliknya, digunakan dalam perbuatan maksiat kepada Allah, maka pada saat inilah tercela.

Jadi, yang dimaksudkan kuat di sini adalah kuatnya iman. Kita dapat saja menyebut seorang itu kuat, maksudnya adalah dia perkasa dengan kejantanannya. Begitu pula kita dapat menyebut kuat dalam masalah iman.

Yang dimaksud dengan kuatnya iman di sini adalah seseorang mampu melaksanakan kewajiban dan dia menyempurnakannya pula dengan amalan sunnah. Sedangkan seorang mukmin yang lemah imannya kadangkala tidak melaksanakan kewajiban dan enggan meninggalkan yang haram. Orang seperti inilah yang memiliki kekurangan.

Lalu yang dimaksudkan bahwa orang mukmin yang kuat itu lebih baik daripada yang lemah adalah orang mukmin yang kuat imannya lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah imannya.

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa mereka semua (yaitu mukmin yang kuat imannya dan mukmin yang lemah imannya) sama-sama memiliki kebaikan. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan demikian agar jangan disalahpahami bahwa mukmin yang lemah imannya tidak memiliki kebaikan sama sekali. Mukmin yang lemah imannya masih tetap memiliki kebaikan dan dia tentu saja lebih baik daripada orang kafir. Namun sekali lagi diingat bahwa mukmin yang kuat imannya tentu saja lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah imannya.

Bersemangatlah Dalam Perkara yang Bermanfaat Bagimu

Inilah wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya. Wasiat beliau ini adalah perintah untuk bersemangat dalam melakukan hal-hal yang bermanfaat. Lawan dari hal ini adalah melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya (dhoror), juga melakukan hal-hal yang tidak mendatangkan manfaat atau pun bahaya.

Karena yang namanya perbuatan itu ada tiga macam: [1] perbuatan yang mendatangkan manfaat, [2] perbuatan yang menimbulkan bahaya, dan [3] perbuatan yang tidak mendatangkan manfaat maupun bahaya. Sedangkan yang diperintahkan adalah melakukan macam yang pertama yaitu hal yang bermanfaat.

Orang yang berakal yang menerima wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini pasti akan semangat melakukan hal yang bermanfaat. Namun kebanyakan orang saat ini menyia-nyiakan waktunya untuk hal yang tidak bermanfaat. Bahkan kadangkala yang dilakukan adalah hal yang membahayakan diri dan agamanya. Terhadap orang semacam ini, pantas kita katakan: Kalian tidaklah mengamalkan wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Boleh jadi kalian tidak melaksanakannya karena tidak tahu atau karena menganggap remeh. Mukmin yang berakal dan mantap hatinya tentu akan melaksanakan wasiat beliau ini, juga akan semangat melakukan hal yang bermanfaat bagi agama dan dunianya. Hal yang manfaat dalam agama kembali pada dua perkara yaitu ilmu nafi’ (yang bermanfaat) dan amalan sholeh.

Yang dimaksud dengan ilmu nafi’ adalah ilmu yang dapat melembutkan dan menentramkan hati, yang nantinya akan membuahkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Ilmu nafi’ inilah ajaran Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terdapat dalam tiga macam ilmu yaitu ilmu hadits, tafsir dan fiqih. Yang juga bisa menolong dalam menggapai ilmu nafi’ adalah bahasa Arab dan beberapa ilmu lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Adapun yang dimaksud amalan sholeh adalah amalan yang selalu dilandasi dengan ikhlash dan mencocoki tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Adapun hal yang manfaat dalam masalah dunia adalah seorang hamba berusaha untuk mencari rizki dengan berbagai sebab yang diperbolehkan sesuai dengan kemampuannya. Juga hendaklah setiap orang selalu merasa cukup, tidak mengemis-ngemis dari makhluk lainnya. Juga hendaklah dia mengingat kewajibannya terhadap harta dengan mengeluarkan zakat dan sedekah. Dan hendaklah setiap orang berusaha mencari rizki yang thoyib, menjauhkan diri dari rizki yang khobits (kotor). Perlu diketahui pula bahwa barokahnya rizki seseorang dibangun di atas takwa dan niat yang benar. Juga berkahnya rizki adalah jika seseorang menggunakannya untuk hal-hal yang wajib ataupun sunnah (mustahab). Juga termasuk keberkahan rizki adalah jika seseorang memberi kemudahan pada yang lainnya.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلاَ تَنسَوُاْ الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ

“Jangan lupakan untuk saling memberi kemudahan di antara kalian.” (QS. Al Baqarah: 237). Yaitu yang memiliki kemudahan rizki memudahkan yang kesulitan, bahkan seharusnya memberi tenggang waktu dalam pelunasan hutang. Apabila semua ini dilakukan, datanglah keberkahan dalam rizki.

Dahulukanlah Maslahat Agama

Hadits ini begitu baik untuk direnungkan oleh setiap insan, bahkan hadits ini bisa dijadikan pelita baginya dalam melakukan amalan dalam masalah agama maupun dunianya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Bersemangatlah kamu dalam melakukan hal yang bermanfaat bagimu.” Perkataan beliau ini mencakup segala sesuatu yang bermanfaat baik dalam masalah agama maupun dunia. Namun, apabila maslahat dunia dan agama itu bertabrakan, yang lebih didahulukan adalah maslahat agama. Karena jika maslahat agama tercapai, maka dunia pun akan diperoleh. Adapun jika maslahat dunia tercapai, namun agama malah menjadi rusak, maka nantinya maslahat tersebut akan sirna.

Semoga sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut bisa menjadi renungan bagi kita semua.

مَنْ كَانَتِ الآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِى قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِىَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهَ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا قُدِّرَ لَهُ

“Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk padanya. Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 2465. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Perlu Ada Skala Prioritas: Dahulukan yang Memiliki Manfaat Lebih

Hadits ini juga menunjukkan bahwa jika bertentangan antara dua hal yang sama-sama manfaat, maka pilihlah perkata yang memiliki nilai manfaat yang lebih.

Misalnya adalah jika kita ingin bersilaturahmi dan kita punya dua pilihan yaitu bersilaturahmi ke saudara kandung dan paman. Keduanya sama-sama mendesak pada saat itu dan tidak mungkin kita berkunjung ke tempat keduanya sekaligus. Dari penjelasan di atas, kita haruslah mendahulukan silaturahmi kepada saudara kandung daripada paman karena berkunjung ke tempatnya tentu lebih utama dan lebih mendatangkan manfaat.

Begitu pula jika di dekat rumah kita ada dua masjid, yang jaraknya hampir sama. Akan tetapi salah satu dari dua masjid tersebut memiliki jama’ah lebih banyak. Dalam kondisi semacam ini, lebih utama shalat di masjid yang lebih banyak jama’ahnya.

Jadi ingatlah baik-baik kaedah yang sangat bermanfaat ini: Jika bertentangan dua hal yang sama-sama bermanfaat, yang satu memiliki nilai lebih dari yang lainnya, maka kita mendahulukan yang memiliki nilai lebih tersebut.

Namun sebaliknya, jika seseorang terpaksa harus melakukan hal yang terlarang dan dia punya dua pilihan. Di antara dua pilihan tersebut ada yang lebih berbahaya. Dalam kondisi semacam ini, dia harus memilih larangan yang lebih ringan.

Jadi, jika ada beberapa perkara yang terlarang dan kita harus menerjanginya, maka pilihlah yang paling ringan. Namun dalam beberapa perkara yang diperintahkan dan kita harus memilih salah satu, maka pilihlah yang paling bermanfaat.

Jangan Lupa Meminta Pertolongan Pada Allah

Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kita untuk semangat dalam melakukan hal yang bermanfaat, kemudian beliau menyampaikan wasiat pula agar kita jangan sampai lupa minta pertolongan pada Allah Yang Berada di atas sana.

Seorang yang berakal dan cerdas pasti akan melakukan hal yang bermanfaat dan akan memilih melakukan yang lebih manfaat. Namun terkadang hati ini berubah, sampai-sampai kita bersandar pada diri sendiri dan lupa meminta tolong pada Allah ‘azza wa jalla. Inilah yang terjadi pada kebanyakan orang, mungkin juga kita. Kita terkadang merasa takjub dengan diri sendiri, seraya dalam benak hati ini mengatakan: Saya pasti bisa menyelesaikannya sendiri. Dalam kondisi ini, Rabb tempat kita bergantung dan tempat kita memohon segala macam hajat, posisi-Nya terpinggirkan. Ketika kita sudah bersemangat dalam melakukan suatu amalan sholeh dan yang bermanfaat, terkadang kita terlena dengan kemampuan kita sendiri, merasa takjub dan lupa meminta tolong pada Rabb kita. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kepada kita: Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat bagimu dan minta tolonglah pada Allah. Maksudnya adalah janganlah kita melupakan meminta tolong pada-Nya walaupun itu adalah dalam perkara yang sepele.

Misalnya dalam hadits:

لِيَسْأَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ كُلَّهَا حَتَّى يَسْأَلَ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ

“Hendaklah salah seorang di antara kalian meminta seluruh hajatnya pada Rabbnya, walaupun itu adalah meminta dalam hal tali sendal yang terputus.” (Diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya. Husain Salim Asad mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih berdasarkan syarat Muslim). Yaitu mintalah pada Allah walaupun dalam perkara sepele sekalipun, jangan sampai engkau melupakan-Nya. Misalnya: ketika engkau ingin berwudhu atau melaksanakan shalat, bergerak ke kanan dan ke kiri, atau mungkin ingin meletakkan sesuatu, maka pada saat itu jangan lupa untuk meminta tolong pada Allah. Karena seandainya tanpa pertolongan-Nya, niscaya sedikit pun tidak akan engkau raih.

Teruslah Melakukan Suatu Amalan Hingga Usai

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan lagi: Wa laa ta’jiz, yakni janganlah engkau lemah. Yang dimaksudkan di sini adalah hendaknya seseorang terus melakukan amalan tersebut hingga selesai, janganlah menunda-nundanya, dan janganlah biarkan pekerjaan terlalaikan begitu saja. Janganlah mengatakan bahwa waktu masih panjang. Selama engkau bertekad melakukan sesuatu, yakin bahwa yang dilakukan bermanfaat, lalu engkau meminta pertolongan pada Allah, maka janganlah menunda-nunda melakukannya.

Betapa banyak kita lihat para penuntut ilmu dalam mengkaji agamanya, dia semangat mempelajari satu kitab. Setelah seminggu atau sebulan, dia pun berpindah mempelajari kitab lainnya, padahal kitab yang pertama tadi belum dipelajari hingga usai. Dia mungkin telah melakukan yang bermanfaat dan meminta pertolongan pada Allah, akan tetapi dia begitu ‘ajz (lemah). Apa ‘ajz-nya (lemahnya)? Yaitu dia tidak mampu ajeg dalam mempelajari kitab hingga usai. Karena makna dari hadits: “Janganlah engkau lemah” adalah: Janganlah engkau meninggalkan amalan. Namun setelah engkau tahu bahwa perkara tersebut bermanfaat, hendaklah engkau terus melakukannya hingga usai.

Perbuatan seperti yang dilakukan di atas cuma berpindah dari satu kitab ke kitab lain, namun tidak mendapatkan faedah apa-apa dan hanya menyia-nyiakan waktu semata.

***

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.muslim.or.id

Kopi Gudangnya Anti-Oksidan


Jika selama ini kopi hanya dikenal sebagai teman begadang karena kandungan kafeinnya, mungkin kini saatnya Anda tahu khasiat lain dibalik si hitam ini. Sebuah penelitian ilimiah yang di lakukan para pakar di Amerika Serikat menyebutkan bahwa kopi kemungkinan besar memberikan efek positif bagi kesehatan lebih besar dari pada mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran

Para ilmuwan menghitung jumlah kandungan anti-oksidan (zat anti unsur radikal bebas) pada lebih dari 100 jenis makanan termasuk sayur-sayuran, buah-buahan, kacang, aneka bumbu, minyak dan minuman. Hasil penemuan tersebut kemudian dikombinasi dengan data yang ada di Departemen Pertanian AS dan sumbangan dari setiap jenis bagi pola makan rata-rata di Amerika.

Kopi terbukti merupakan sumber anti-oksidan terbesar dari setiap kali dan tingkat konsumsi yang kemudian diikuti teh hitam, pisang, kacang-kacangan kering, dan jagung.

"Orang Amerika memperoleh sumber anti-oksidan dari konsumsi kopi dibandingkan dari jenis makanan atau minuman lainnya dan sejauh ini tak ada jenis makanan atau minuman yang menyamai kopi,"
kata kepala tim peneliti Professor Joe Vison dari Scranton University di Pensylvania.

Baik kopi berkafein atau bebas kafein keduanya memberikan sumbangan anti-oksidan sama tingkatnya.
Badan pengamat pasar Mintel mencatat perilaku minum kopi di Inggris yang menyebutkan tingkat konsumsi kopi lebih rendah dibanding di Amerika Serikat, tercatat hanya 47 persen orang Inggris yang secara teratur meminum kopi instan atau kopi bubuk.

Anti-oksidan membantu tubuh membuang zat-zat radikal berbahaya bagi tubuh, molekul perusak yang merusak sel-sel serta DNA (cetak biru dari sel terkecil mahluk hidup). Zat anti unsur radikal bebas ini berkaitan dengan sejumlah keuntungan dan manfaat bagi kesehatan termasuk melindungi seseorang dari terkena penyakit kanker atau jantung.

Hasil penelitian tersebut memperlihatkan kopi dapat mengurangi risiko terkena kanker hati dan usus, diabetes type II serta terkena penyakit Parkinson. Namun Vinson menyarankan agar konsumsi kopi tetap pada tingkat sedang yaitu satu atau dua cangkir setiap harinya


Jum'at, 28 Oktober 2005 16:00
KapanLagi.com

Selasa, 23 Juni 2009

Saya Pernah Minta Dia (Angky Camaro)Transplan Ulang


Oleh: Dahlan Iskan, Indopos 23 Juni 2009

Selamat jalan Angky Camaro. Tepat satu tahun tiga hari setelah menjalani transplantasi ginjal, teman dekat saya itu meninggal dunia.Sebenarnya tanda-tanda bahwa transplantasinya gagal sudah terlihat tak lama setelah Presiden Komisaris PT. HM Sampoerna Tbk yang juga direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk itu kembali ke Jakarta.

Tiba-tiba saja dia mengeluh sesak napas sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Ternyata paru-parunya berair. Orang yang baru transplan memang harus benar-benar menjaga paru-parunya karena organ penting ini memang paling sering terkena dampak dari transplantasi.

Menurut saya, ada tiga kemungkinan yang menyebabkan gagalnya transplantasi pada Angky. Pertama, karena memang sudah takdir. Kedua, karena almarhum adalah penderita penyakit kencing manis (diabetes mellitus) sehingga gula darahnya sulit dikendalikan. Ketiga, karena terserang virus ganas bernama citomegali (CMV), yang biasa menyerang orang-orang yang menjalani transplantasi.

Dari pengalaman saya yang baru menjalani transplan hati dua tahun lalu, penyebab kedua dan ketiga bisa dikendalikan kalau pasien transplan masih tinggal di rumah sakit.Namun, Pak Angky sudah kembali ke Indonesia hanya tiga minggu setelah transplantasi.

Waktu dia menelepon, memberi tahu bahwa dia sudah kembali ke Jakarta, saya kaget sekali. Belum satu bulan kok sudah kembali. Padahal, sudah berkali-kali saya berpesan agar tetap dirumah sakit. Minimal 2,5 bulan setelah transplantasi. Saya sendiri setiap tiga bulan masih memeriksakan diri ke rumah sakit di Tianjin.

Dia berani segera pulang karena menggunakan pesawat pribadi yang aman dari penularan virus. Dua minggu setelah transplantasi, kebanyakan pasien memang sudah langsung merasa sehat.Inilah biasanya yang membuat keinginan pasien untuk pulang menjadi sangat besar. Selain sudah bosan tinggal di rumah sakit, juga lantaran merasa toh sudah sehat.

Itu keputusan yang sangat membahayakan diri sendiri. Terutama kalau tiba-tiba terjadi masalah kesehatan, seperti infeksi. Baik akibat bakteri maupun virus. Bila ini terjadi, dokter manapun akan kesulitan mengatasinya.

Kondisi itu sangat mungkin terjadi, karena semua pasien transplan harus minum obat yang disebut imunosuppressant.

Fungsi obat ini untuk menekan ketahanan tubuh agar tidak terjadi rejeksi atau penolakan terhadap organ yang baru ditransplankan. Ketika Angky meninggal kemarin, saya sedang berada di Tianjin. Namun, saya sempat menyarankan agar almarhum menjalani transplan ulang dan pindah ke rumah sakit yang mentransplantasi hati barunya.

Namun, kondisi Angky terus memburuk dan hampir sepanjang sisa hidupnya habis untuk keluar masuk ICU di Jakarta dan Singapura.Transplantasi Angky sebenarnya tergolong sukses besar. Buktinya dua hari setelah transplantasi, dia sudah bisa kirim SMS mengenai kondisi badannya yang langsung sehat. Juga tentang kreatininnya yang langsung normal, padahal sebelumnya sangat tinggi.

Di SMS itu dia juga bercerita tentang berat badannya lansung turun 20 kilogram lebih. Sebab ternyata yang membuatnya (sebelum transplantasi) sangat gemuk itu sebenarnya hanya air. Angky sebagaimana yang pernah dia tuturkan ke harian Business today, tak pernah tahu bahwa fungsi ginjalnya sudah tidak normal. Dia baru tahu itu pada awal April 2005. Yakni ketika tiba-tiba dia menemukan bisul yang bernanah di pantatnya. Bisul itu membuat Angky tidak bisa duduk karena pantatnya bengkak dan sakit luar biasa.

Dari situlah dia tahu bahwa gula darahnya 500 mg/dl dan kreatininnya sudah 3.5 mg/dl. Ini keadaan yang sudah sangat parah,sebenarnya. Sebab, normalnya, gula darah orang (dalam keadaan puasa) tak boleh lebih dari 100 mg/dl. Sedangkan kreatini orang sehat antara 0.5 sampai 0.9 mg/dl. Tetapi, itulah hebatnya Angky. Meski kondisinya sudah seperti itu, dia tetap bekerja seperti biasa. Andai pantatnya tidak bisulan dan bengkak , bisa dipastikan Angky tidak akan berobat.

Karena tidak tahan lagi dengan rasa sakit itu, Angky tidak membantah ketika dokter menyuruhnya opname. Sebab, selain nanah di bisulnya harus dikeluarkan lewat operasi, rawat inap di rumah sakit itu juga untuk mengatasi gula darah dan kreatininnya.

Senin, 22 Juni 2009

Power Your Day with Natural Energizer





Kala lelah mendera, namun waktu istirahat tiada, dan pekerjaan masih menumpuk, berarti Anda membutuhkan suplemen pembangkit tenaga instant.
“Temporary loss of strength and energy resulting from hard physical or mental work” – demikianlah arti kata fatigue di dalam kamus Webster. Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, fatique bisa berarti kondisi tubuh atau mental yang capek atau lelah.

Apa penyebab kelelahan pada seseorang? Kelelahan bisa terjadi karena bermacam-macam hal, misalnya beban kerja yang berlebihan, overtraining, kondisi kesehatan yang kurang baik, kegiatan fisik yang meningkat, ataupun tersitanya konsentrasi mental dalam intensitas tinggi, baik dalam kehidupan sosial maupun kehidupan personal.

Fenomena lelah

Melihat hal tersebut, industri suplementasi dan minuman energi menyadari kebutuhan akan instan energizer yang dapat dengan secara cepat memulihkan kekuatan dan energi untuk melawan kondisi kelelahan agar seseorang dapat terus aktif baik fisik maupun mental secara optimal.

Tentunya adalah bijak bagi Anda sebagai konsumen untuk selalu mencermati zat-zat yang terkandung dalam produk pembangkit energi. Idealnya, sedapat mungkin hindari zat-zat kimiawi (terutama yang memiliki efek samping negatif bagi tubuh) dan mencari alternatif alami yang tetap efektif dalam melawan rasa lelah dan memulihkan energi.
Berikut adalah 17 tumbuhan yang disediakan oleh alam dengan kandungan zat alami yang dipercaya memiliki khasiat anti kelelahan dan dapat membantu memulihkan energi.

1. Astragalus (Astragalus membranaceous)
Tumbuhan yang berasal dari Negeri Cina ini dikenali penduduk lokal dengan nama huang qi, sejenis kacang panjang. Dengan fungsinya sebagai anti bakteri dan anti peradangan. Astragalus membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Studi pada hewan menunjukkan bahwa pemberian astragalus memberikan perlindungan terhadap virus influensa tipe 1, demam, juga mengurangi retensi air, serta dapat membantu menurunkan tingkat gula darah dan tekanan darah yang tinggi.
Dosis yang dianjurkan: 1500 hingga 3000 miligram per hari terbagi dalam 3-4 dosis, dan hindarkan mengonsumsi dalam bentuk bahan mentah, karena ada beberapa spesies astragalus yang memiliki kandungan racun.

2. Cardamom (Elettaria cardamomum)
Awalnya tumbuhan yang menghasilkan buah dengan biji cardamom ini hanya dapat dijumpai di India bagian selatan, tetapi saat ini sudah banyak dikembangkaan secara komersial di Guatemala dan Costa Rica. Di dalam buah kecil berwarna kuning tersebut terdapat dua baris biji-biji cardamom.
Selama berabad-abad sebetulnya Negara-Negara Arab telah memanfaatkan cardamom sebagai penambah tenaga. Zat cineole dan phytochemical yang terkandung dalam cardamom terbukti dapat merangsang sistem syaraf sentral, sehingga seseorang menjadi merasa lebih segar, lebih waspada, lebih mudah berkonsentrasi, dan lebih bertenaga.
Dosis yang dianjurkan: lima belas butir biji cardamom yang dihancurkan hingga halus dalam air panas dapat dikonsumsi hingga lima kali sehari untuk hasil yang optimal.

3. Kopi (Kopi Arabika)

Kopi merupakan salah satu produk alam paling popular di belahan dunia manapun, efek yang ditimbulkannya merupakan peningkatan stimulasi pada sistem syaraf sentral akibat zat kafein yang terkandung di dalamnya.
Kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan mental dengan akselerasi pada jantung, memperbaiki aliran darah, dan perbaikan proses pernafasan. Sedangkan kandungan lain dalam kopi adalah theobromine dan theophylline yang dapat membantu melegakan jalur napas dan paru-paru. Napas yang lebih lega berarti juga tubuh yang lebih bertenaga.
Dosis yang dianjurkan: dua hingga tiga cangkir telah dapat menggantikan dosis 250-500 miligram kafein.

4. Cola

Ini bukan jenis minuman! Cola dikategorikan sebagai jenis kacang-kacangan (sebetulnya adalah sejenis biji-bijian) yang dulu digunakan oleh sebuah merek minuman ringan yang sangat popular. Kendatipun saat ini minuman tersebut sudah hanya sedikit sekali mengandung cola sejati (mungkin juga hanya tinggal penggunaan flavour essence), tetapi rakyat di Afrika Barat dan sebagian negara tropis seperti Brazil masih dapat menikmati cola yang asli.
Jenis cola sendiri mencapai lebih dari 100 spesies yang berbeda. Pohon cola memiliki daun panjang dengan bunga kecil berwarna kuning tempat tumbuhnya biji cola. Seperti kopi, cola mengandung kafein dan theobromine, keduanya merupakan zat stimulan yang bila dikonsumsi dalam dosis yang tepat dapat membantu mengusir rasa lelah, rasa capek, sakit kepala, juga rasa malas saat bangun di pagi hari.
Dosis yang dianjurkan: Satu hingga dua sendok bubuk cola asli diseduh dalam secangkir air panas dapat dikonsumsi tiga kali sehari untuk hasil yang optimal.

5. Fo-ti (Polygonum multiflorum)
Sejenis tumbuhan yang sepintas tampak seperti cabai hijau digepengkan ini dapat dijumpai di seluruh penjuru Cina dan perkebunan-perkebunan Amerika. Bagian akarnya mengandung lesitin yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam hati, darah, dan arteri; juga dimanfaatkan untuk membantu melawan rasa lelah, serta memulihkan energi atau vitalitas tubuh.
Dalam sebuah studi, fo-ti memperlihatkan kemampuan dalam membantu proses produksi sel darah merah, mencegah pertumbuhan bakteri, dan membantu tubuh melawan cuaca dingin. Dalam eksperimen menggunakan laboratorium, ditemukan bahwa emodin dalam fo-ti dapat membantu relaksasi pembuluh darah dan mengatur sistem kekebalan tubuh.
Dosis yang dianjurkan: Dua atau tiga kapsul yang mengandung 560 miligram ekstrak standar atau 1 takar konsentrat akar fo-ti dalam bentuk cair dikonsumsi 2-3 kali sehari merupakan dosis yang dianjurkan untuk hasil terbaik.

6. Ginkgo biloba
Merupakan spesies pohon tertua di dunia yang memiliki daya tahan terhadap penyakit tumbuhan, hama, dan polusi, sehingga dapat mencapai usia lebih dari 1000 tahun. Tinggi pohon ginkgo dapat mencapai 100 kaki bahkan lebih dengan daun berbentuk Y dan buah berwarna hijau kekuningan, serta aroma yang kurang sedap seperti mentega busuk.
Beberapa ribu tahun lalu Bangsa Cina menggunakan ginkgo untuk menjaga kesehatan mental sejalan dengan pertambahan usia. Pada dunia pengobatan modern saat ini sudah ratusan eksperimen klinis dilakukan (kebanyakan di Eropa) untuk mempertegas manfaat pengobatan daripada ginkgo.

Zat-zat phytochemicals seperti bilobalides, ginkgolides, flavonoids, dan zat-zat unik lain yang terkandung dalam ginkgo dapat membantu kelancaran aliran darah dalam tubuh khususnya ke otak, memungkinkan terjadinya perbaikan dalam penggunaan oksigen.
Ginkgo juga dapat membantu menyeimbangkan struktur otak dan sel-sel syaraf, serta melindunginya dari serangan radikal bebas. Selain melindungi otak, ginkgo membantu melindungi sel-sel tubuh lain, mengencerkan darah, dan menghindarkan terjadi kemampetan pembuluh darah sehingga tercipta sirkulasi yang sehat pada lengan, kaki, dan mata.

Bahkan dalam sebuah studi dengan mengonsumsi 60-120 miligram ekstrak ginkgo dua kali sehari, didapatkan hasil 91% dari 33 partisipan perempuan, dan 76% dari 30 partisipan pria melaporkan adanya peningkatan libido dan energi.
Dosis yang dianjurkan: Rutin mengonsumsi sebutir kapsul standar 40 miligram yang mengandung flavonoid glycoside 24% dalam jangka panjang merupakan dosis yang cukup tepat untuk mendapat manfaat yang optimal. Hindari konsumsi secara berlebihan dan jangan dikombinasikan dengan obat depresi kategori monoamine oxidase inhibitors (MAOIs).

7. Ginseng Oriental (Panax ginseng)
Yang satu ini bisa jadi merupakan tumbuhan obat yang paling popular dan paling sering digunakan dalam sejarah pengobatan Cina, terutama dalam kategori penambah tenaga dan tonikum pemulihan. Kendati ada banyak sekali spesies panax yang digunakan dalam dunia pengobatan, kami akan akan fokus pada ginseng oriental (ginseng Cina dan Korea) yang sekaligus merupakan varian yang paling sering dipelajari dibandingkan varian ginseng Amerika (Panas quinquefolius), ginseng Jepang (Panax pseudoginseng japonicum), dan jenis-jenis lainnya.

Ginseng oriental memilki daun berjari lima dengan bunga berwarna putih kehijauan dan berbuah seperti jenis beri berwarna merah cerah. Manfaat utama ginseng bagi kesehatan ada pada akarnya. Sebagian ilmuwan Amerika masih meragukan keampuhannya, tetapi berbagai studi klinis dan eksperimen dengan menggunakan test tube menunjukkan bahwa ginseng dapat membantu memperbaiki mood, memperbaiki daya ingat, meningkatkan ketahanan fisik dan mental, menormalkan tekanan darah, memperbaiki daya tahan tubuh, memulihkan fungsi kelenjar tiroid dan adrenal, memperbaiki kualitas aktivitas seksual; serta dapat membantu melawan rasa capek, lelah, stress, dan tubuh yang lemah.
Dosis yang dianjurkan: Dosis 1 hingga 2 kapsul 250 miligram yang mengandung standar 5% hingga 9% ginsenosides cukup pas untuk mendapatkan hasil yang baik. Jagalah agar tidak mengonsumsi dalam dosis yang berlebihan karena dapat mengakibatkan diare, insomnia, dan iritasi pada kulit.

8. Guarana (Paullinia cupana)

Rakyat Brazil meminum guarana berkarbonasi sesering orang-orang Amerika mengonsumsi kopi dan cola, dan didasari oleh alasan yang sama yakni kandungan kafein yang dapat membantu menghindarkan rasa capek.
Guarana berasal dari daerah Amazon, dengan buah berwarna kuning tua atau merah oranye yang mengandung biji berukuran sedikit lebih kecil dari hazelnut. Biji ini lalu dikeringkan, dipanggang, dihancurkan, dan dijadikan minuman. Guarana memiliki aroma pahit dan manis, sedikit mirip dengan aroma coklat. Seperti kopi, guarana mengandung kafein, theobromine dan theophylline, yang dapat membantu melawan rasa lelah dan stres. Guarana dapat dikonsumsi seaman mengonsumsi kopi.

9. Kava-kava

Di Amerika, orang terbiasa melawan stres dan lelah dengan mengonsumsi obat antidepressant, sedangkan Rakyat Polynesia menenangkan diri dan melawan rasa capek dengan mengonsumsi sejenis tumbuhan cabai yang disebut kava, terutama bagian akarnya yang telah dikeringkan dan ditumbuk lalu diminum dengan campuran teh.
Zat phytochemical yang terkandung di dalamnya disebut kavalactones yang dapat membantu melawan rasa capek melalui relaksasi otot dan melawan stres akibat kelelahan. Kava juga dapat membantu merelaksasi uterus dan membantu perempuan melawan kram saat menstruasi.
Beberapa studi banding telah membuktikan bahwa ekstrak kava dapat dengan efektif membantu meredakan stres dan memperbaiki fungsi mental. Beda dengan kopi yang melawan rasa capek dengan merangsang pusat sentral syaraf, kava justru membantu menghapus rasa capek melalui proses relaksasi.
Dosis yang dianjurkan: Boleh hingga tiga kali sehari dengan pilihan bentuk suplemen yang mengandung 250 miligram ekstrak (menghasilkan 75 miligram kavalactones) atau satu sendok teh bubuk akar kava dicampur bersama teh hangat.

ABS Indonesia