Rabu, 26 November 2014

SIKSAAN DUNIA AKHIRAT BAGI PEMUTUS SILATURAHMI & PENDZALIM




Bismillahirahmannirrahiim....
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Mukaddimah

Ada dua hal yang seringkali terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat dan tidak banyak diketahui oleh orang pada- hal keduanya memiliki implikasi yang tidak ringan terhadap si pelakunya, baik di dunia maupun di akhirat.
  • Hal pertama dilarang oleh agama karena asy-Syâri', Allah Ta'ala sendiri telah mengharamkannya atas diriNya. "Ia adalah kezhaliman yang sangat dibenci dan tidak disukai oleh sang Khaliq...", bahkan oleh manusia sendiri... karena bertentangan dengan fithrah mereka yang cenderung untuk dapat hidup di lingkungannya secara berdampingan, rukun dan damai. Fithrah yang cenderung kepada perbuatan baik dan saling menolong serta mencela perbuatan jahat dan tindakan yang merugikan orang lain.
Dalam berinteraksi dengan lingkungannya, manusia tak luput dari rasa saling membutuhkan satu sama lainnya sehingga terjadilah komunikasi dan hubungan langsung satu sama lainnya. Hal tersebut membuahkan rasa saling percaya dan ikatan yang lebih dekat lagi. Maka dalam tataran seperti inilah kemudian terjadi keterkaitan dan keterikatan dalam berbagai hal. Mereka, misalnya, saling meminjamkan barang atau harta, menggadaikan, berjual- beli dan lain sebagainya.
  • Manakala hal tersebut berlanjut sementara manusia memiliki sifat yang berbeda-beda serta memiliki kecende-rungan untuk serakah -kecuali orang yang dirahmati olehNya-, sebagaimana yang disinyalir oleh sebuah hadits shahih bahwa bila manusia itu diberikan sebuah lembah berisi emas, maka pasti dia akan meminta dua buah, dan seterusnya; maka tidak akan ada yang menghentikannya dari hal itu selain terbujur di tanah alias mati. Manakala hal itu terjadi, maka terjadilah pula tindakan yang merugikan orang lain alias perbuatan zhalim tersebut.
  • Tak heran misalnya, terdengar berita bahwa si majikan menzhalimi pembantunya, sang pemilik perusahaan menzhalimi buruhnya, orang tua tega menzhalimi anaknya sendiri, suami menzhalimi isterinya, tetangga menzhalimi tetangganya yang lain dan sebagainya.
Perbuatan semacam ini kemudian dapat membuahkan hal kedua, yaitu pemutusan rahim alias hubungan kekeluargaan baik antara sesama tetangga, sesama komunitas masyarakat bahkan sesama hubungan darah daging sendiri padahal agama melarang hal itu dan memerintahkan agar menyambung dan memperkokohnya.Oleh karena besarnya implikasi dan dampak dari kedua hal tersebut, maka agama tak tanggung-tanggung menggandengkan keduanya ke dalam satu paket yang para pelakunya nanti akan dikenakan siksaan yang pedih.
  • Bila dilihat dari sisi jenis siksaannya, "hal pertama memang lebih besar siksaannya ketimbang hal kedua", karena disamping ia telah diharamkan oleh sang Khaliq sendiri terhadap diriNya, juga taubat dari hal tersebut tidak sempurna kecuali bila telah diselesaikan pula oleh si pelakunya terhadap orang yang terkaitnya dengannya. Artinya, dalam batasan dosa terhadap Allah taubat tersebut diterima bila memang taubat yang nashuh, namun bila masih terkait dengan bani Adam, maka harus diselesaikan dahulu.
Sedangkan hal yang kedua, bisa terhindari dari siksaan yang terkait dengannya bila disambung kembali bahkan dampaknya amat positif bagi pelakunya.
  • Namun begitu, keduanya adalah sama-sama menjerumuskan pelakunya ke dalam siksaan yang pedih, karenanya tidak ada artinya pembedaan dari sisi jenis siksaannya atau sisi lainnya bila hal yang dirasakan adalah sama, yakni "pedihnya siksaan"-Nya.
Mengingat betapa urgennya kedua permasalahan ini, maka dalam kajian hadits kali ini (naskah aslinya adalah berbahasa Arab) kami mengangkatnya dengan harapan dapat menggugah kita semua agar kembali kepada jalan yang benar dan menyadari kesalahan yang telah diperbuat, bak kata pepatah "selagi hayat masih dikandung badan". Seperti biasa, kajian ini tak luput dari kekhilafan dan kekeliruan manusiawi, karenanya bila ada yang mendapatkan- nya, -dan itu pasti ada- ; maka kami sangat mengharapkan masukannya, khususnya masukan yang membangun dan positif guna perbaikan di kemudian hari.

Wamâ taufîqi illâ billâh. Wallaahu a'lam.

Naskah Hadits

Dari Abu Bakrah -radhiallaahu 'anhu-, dia berkata:
Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda:
" Tidak ada dosa yang lebih pantas untuk disegerakan oleh Allah siksaannya terhadap pelakunya di dunia beserta siksaan yang disimpan (dikemudiankan/ditangguhkan) olehNya untuknya di akhirat daripada kezhaliman dan memutuskan rahim (hubungan kekeluargaan)' ". (H.R. at-Turmuziy, dia berkata:"hadits hasan").

Sekilas tentang Periwayat hadits
Beliau adalah Abu Bakrah, seorang shahabat yang agung, Namanya Nufai' bin al-Hârits, maula Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam.. Ketika terjadi pengepungan terhadap Thâif, dia mendekati suatu tempat bernama Bakrah, lalu melarikan diri dan meminta perlindungan kepada Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam . Dia pun kemudian masuk Islam di tangan beliau. Dia juga memberitahukan bahwa kondisinya sebagai seorang budak, lalu beliau memerdekakannya. Dia meriwayatkan sejumlah hadits dan termasuk Faqîh para shahabat. Dia wafat di kota Bashrah pada masa kekhilafahan Mu'awiyah bin Abu Sufyan.

Faedah-Faedah dan Hukum-Hukum Terkait
  • Substansi kezhaliman dan dalil-dalil yang mencelanya Kezhaliman adalah  "kegelapan di dunia dan akhirat". Pelakunya pantas mendapatkan siksaan yang disegerakan baginya di dunia dan dia akan melihatnya sebelum meninggal dunia. Karenanya, banyak sekali ayat-ayat dan hadits-hadits yang memperingatkan agar menjauhinya.
Allah Ta'ala berfirman:
"…Orang-orang yang zhalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya".   (QS. 40/al-Mu'min:18). 

Allah juga berfirman:
" Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim..". (QS. 14/Ibrâhim: 42).
  • Dalam firmanNya yang lain: "Dan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zalim itu menggigit dua tangannya, seraya berkata:'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan (yang lurus) bersama Rasul' . (QS.25/al-Furqân:27).

Asy-Syaikhân meriwayatkan dari Abu Musa radhiallaahu 'anhu bahwasanya dia berkata:
 Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah menunda/mengulur-ulur terhadap orang yang zhalim (memberikannya kesempatan-red) sehingga bila Dia menyiksanya maka dia (orang yang zhalim tersebut) tidak dapat menghindarinya (lagi) ".

Kemudian beliau membacakan ayat (firmanNya):

"Dan begitulah azab Rabbmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras". (QS. 11/Hûd: 102).  
  • Macam-Macamnya Kezhaliman itu ada beberapa macam dan yang paling besar adalah syirik kepada Allah Ta'ala sebagaimana firmanNya -ketika menyinggung wasiat-wasiat Luqman kepada anaknya- : "…Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar". (QS.31/Luqmân: 13).

Diantara kezhaliman yang lain adalah:
    • Kezhaliman terhadap keluarga dan anak-anak; yaitu tidak mendidik mereka dengan pendidikan islam yang benar.  
    • Kezhaliman terhadap manusia secara umum; yaitu berbuat hal yang melampaui batas dan menyakiti mereka, mengurangi hak-hak serta melecehkan kehormatan mereka.  
    • Kezhaliman yang berupa kelalaian dalam melaksanakan hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, seperti tidak bekerja secara optimal sesuai dengan tuntutan pekerjaan atau selalu mengundur-undur kepentingan orang banyak, dan lain-lain.  
    • Kezhaliman yang terkait dengan para pekerja dan buruh; yaitu dengan mengurangi hak-hak mereka serta membebani mereka dengan sesuatu yang tak mampu mereka lakukan.
  • Tentang Silaturrahim dan dalilnya Rahim merupakan masalah yang besar dalam dienullah karenanya wajib menyambungnya dan diharamkan memutuskannya. Diantara indikasinya adalah sabda Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam : "Sesungguhnya Allah Ta'ala (manakala) menciptakan makhlukNya hingga Dia selesai darinya, maka tegaklah rahim sembari berkata: 'inilah saat meminta perlindunganMu dari pemutusan'. Dia Ta'ala berfirman: "Ya, apakah engkau rela agar Aku sambungkan dengan orang yang menyambungnya denganmu dan Aku putus orang yang memutuskannya darimu?".
 Ia (Rahim) berkata: 'tentu saja, (wahai Rabb-ku-red)!'. Dia Ta'ala berfirman: "hal itu adalah untukmu". Kemudian Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda: "maka bacalah, jika kalian mau (firmanNya) : "Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan rahim (hubungan kekeluargaan) [22]. Mereka itulah orang-orang yang dila'nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka [23]". (QS.47/Muhammad: 22-23).

Bentuk-Bentuk silaturrahim Silaturrahim dapat berupa :
  • Kunjungan,
  • bertanya tentang kondisi masing-masing,
  • memberikan spirit kepada kerabat dekat serta...,
  • lemah-lembut dalam bertutur kata.  
  • Memberikan hadiah yang pantas,
  • saling mengucapkan selamat bila mendapatkan kebaikan,
  • membantu orang yang berutang dan kesulitan dalam membayarnya,
  • menawarkan diri untuk hal-hal yang positif,
  • memenuhi hajat orang,
  • mendoakan agar diberikan taufiq dan maghfirahNya,
  • dan lain sebagainya. 

Faedah silaturrahim dan implementasinya
  • Silaturrahim dapat memanjangkan umur, memberikan keberkahan padanya, menambah harta dan mengembangkannya, disamping ia sebagai penebus keburukan-keburukan dan pelipat-ganda kebaikan-kebaikan. Hal ini dapat diimplementasikan dengan berupaya mendapatkan keridhaan dari Sang Pencipta, Allah Ta'ala.

Imam al-Bukhâriy meriwayatkans dari Anas radhiallaahu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda:"Barangsiapa yang ingin agar dibentangkan baginya dalam rizkinya dan ditangguhkan dalam usianya (panjang usia), maka hendaklah ia menyambung rahimnya (silaturrahim)".

  • Bentuk siksaan bagi pemutus silaturrahim Siksaan-siksaan yang Allah timpakan kepada sebagian hambaNya terkadang berlaku di dunia, terkadang juga ditangguhkan dan berlaku di akhirat; oleh karena itu hendaklah seorang muslim berhati-hati terhadap dirinya dan tidak menghina dosa dan maksiat sekecil apapun adanya manakala tidak melihat siksaannya di dunia.
Renungan Muslim yang sebenarnya adalah orang yang mencintai orang lain sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri. Jadi, dia senantiasa melaksanakan hak-hak mereka, tidak menyakiti atau menzhalimi serta tidak semena-mena terhadap mereka baik secara fisik maupun maknawi.

Semoga kita tetap bisa menjaga dan mempereratkan tali silaturahmi diantara kerabat-saudara dekat maupun jauh dan mengekalkannya dalam interaksi sehari-hari...


https://id-id.facebook.com/notes/haris-andora/siksaan-dunia-akhirat-bagi-pemutus-silaturahmi-pendzalim/463840116387


KUMPULAN DOA ISLAMI SEHARI-HARI.


 

MINTALAH TOLONG KEPADA ALLAH...!

Dari Abul Abbas Abdullah bin Abbas rodhiallohu ‘anhuma beliau berkata:
Suatu hari aku berada di belakang Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Lalu beliau bersabda:  
  • "Nak, aku akan ajarkan kepadamu beberapa patah kata: Jagalah Allah, Niscaya Dia akan senantiasa menjagamu. Bila engkau meminta sesuatu, mintalah kepada Allah, dan bila engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika semua umat manusia bersatu padu untuk memberikan suatu kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah bagimu, dan jika semua umat manusia bersatu padu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah bagimu. Pena telah diangkat dan catatan-catatan telah mengering.” (HR Tirmidzi Dia berkata , “Hadits ini hasan shohih”)
Dalam riwayat selain Tirmidzi dengan redaksi:
  • Jagalah Allah, niscaya engkau akan senantiasa mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Allah di waktu lapang niscaya Dia akan mengenalimu saat kesulitan, ketahuilah bahwa apa yang ditetapkan luput darimu tidak akan pernah menimpamu dan apa yang telah ditetapkan menimpamu tidak akan pernah luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu selalu mengiringi kesabaran, jalan keluar selalu mengiringi cobaan dan kemudahan itu selalu mengiringi kesusahan.”
==============

بِسْمِاللّهِالرَّحْمنِالرَّحِيمِ

~ DO'A MEMINTA AMPUNAN:
"Bismilahirohmanirohiim... Rabbighfir li waliwalidayya waliman dakhala baiti mu'minaw walilmu'minina wal-mu'minat."  

(Ya Tuhanku, ampunilah aku,ibu bapakku, orang yg masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yg beriman laki-laki dan perempuan.)

~ DO'A DIKARUNIAI KELUARGA BAHAGIA:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbanna hablana min azwajina wadzurriyyatina qurrata a'yuniw waj'alna lilmuttaqina imama."  

(Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yg bertaqwa.)

~ DO'A MOHON DIANUGERAHKAN ANAK:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbi habli mil ladunka dzurriyyatan thayyibah,Innaka sami'ud-du'a."   
(Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yg baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do'a.)

~ DO'A MOHON RAHMAT:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbana amanna faghfir lana warhamna wa'anta khairur-rahimin." 

 (Ya Tuhan kami,kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, dan Engkau adalah Pemberi Rahmat yg terbaik.)

~ DO'A KETIKA PUTUS ASA:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahummaghfir li warhamni,wa'alhiqni bir-rafiq."  

 ("Ya Allah, ampunilah aku, Rahmatilah aku, dan pertemukanlah aku dengan para Nabi di 'Illiyyin.)

~ DO'A KETIKA MENGHADAPI MASALAH PELIK:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahumma la sahla illa ma ja'altahu sahlaw wa'anta taj'alul-hazna idza syi'ta sahla." 

"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yg Engkau jadikan mudah dan Engkau membuat kesedihan jika Engkau kehendaki menjadi mudah).

~ DO'A MOHON ISTIQAMAH DALAM MENJALANKAN SHALAT:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbij'alni muqimash-shalati wamin dzurriyyati rabbana wataqabbal du'a." 

 ("Ya Tuhanku,jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yg tetap mendirikan sholat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah do'aku.)

~ DO'A MEMOHON DITETAPKAN DALAM HIDAYAH:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbana la tuzigh qulubana ba'da idz hadaitana wahab lana mil ladunka rahmah,innaka antal-wahhab."  

("Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami,dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia).

~ DO'A AGAR DIBERI ILMU YG BERMANFAAT:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahumma inni as'aluka 'ilman nafi'a,Wa'a'udzubika min 'ilmil la yanfa."  

(Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yg bermanfaat, dan aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yg tidak bermanfaat.)

~ DO'A MOHON PETUNJUK DAN KETAQWAAN;
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahumma inni as'alukal-huda,Wat-tuqa,Wal-'afaf,Wal-ghina."   

(Ya Allah,sesungguhnya aku memohon petunjuk, ketaqwaan, kesucian (dijauhkan dari hal-hal yg tidak halal/tidak baik), dan kecukupan.)

~ DO'A MEMOHON BERBAGAI KEBAIKAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahumma inni as'aluka min fadhlika warahmatik,fa'innahu la yamlikuha illa anta."   

(Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu karunia dan Rahmat-Mu, karena tidak ada yg memilikinya kecuali hanya Engkau.)

~ DO'A MEMOHON KEKUATAN IMAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahumma inni as'aluka imanal la yartadd,wana'imal la yanfad,wamurafaqata muhammadin shallallahu 'alaihi wasallama fi a'la jannatil-khuld." 

 (Ya Allah,sesungguhnya aku memohon kepada-Mu iman yg tidak akan lepas,nikmat yg tidak akan habis,dan menyertai Muhammad saw. Di surga yg paling tinggi selamanya.)

~ DO'A DIBERI PETUNJUK YG LURUS:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahummahdini wasaddidni,allahumma inni as'alukal-huda was-sadad."

 (Ya Allah,berilah petunjuk kepadaku dan luruskanlah diriku. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon petunjuk dan kelurusan kepada-Mu.)

~ DO'A MEMOHON KETEGUHAN HATI:
"Bismilahirohmanirohiim.., Yaa muqallibal-qulub,tsabbit qalbi 'ala dinik”.  

("Wahai Rabb yg membolak-balikkan hati,teguhkanlah hatiku pada agama-Mu.)

~ DO'A KETIKA MENGALAMI KESEDIHAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allah, Allahu Rabbi, la usyriku bihi syai'a.

 ("Allah,Allah adalah Rabbku,aku tidak menyekutukannya dengan suatu apapun juga.)

~ DO'A BAGI ORANG YG MENGALAMI KESULITAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allahumma la sahla illa ma ja'altahu sahlaw wa'anta taj'alul-hazna idza syi'ta sahla."   

("Ya Allah,tidak ada kemudahan kecuali apa yg Engkau jadikan mudah. Sedang yg susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.)

~ DO'A TAMBAHAN ILMU,REZKI DAN KESEHATAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahumma innii as'aluka 'ilman naafi'aa,wa rizqan waa si'a,wa syifaa'an min kulli daa'in."  

("Ya Allah,aku memohon kepada Engkau ilmu yg berguna, rizki yg luas dan kesembuhan dari segala penyakit.)

~ DO'A ILMU,KETENANGAN,TAQWA DAN 'AFIAT :
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahumma aghninii bil'ilmi,wa zayyinnii bil hilmi,wa akrimnii bittaqwaa,wa jammilnii bil'aafiyah."   

(Ya Allah, kayakanlah daku dengan ilmu,hiaskanlah diriku dengan ketenangan jiwa dan muliakanlah diriku dengan taqwa dan elokanlah diriku dengan 'afiat.)

~ DO'A BERSIH DARI NIFAK,RIYA,DUSTA DLL :
"Bismilahirohmanirohiim, Allaahummathahhirqalbii minannifaaqi ,wa'amaliiminarriyaa'i, walisaanii minalkadzibi, wa'ainayya minalkhiyaanati, fa'innakata'lamukhaa'inatal a'yuniwamaatukhfishshuduur."  

(Ya Allah,sucikanlah hatiku dari nifak,amalanku dari riya,lidahku dari dusta,mataku dari khianat. Engkaulah Yg mengtahui segala khianat mata(mata yg khianat)dan segala was2 yg disembunyikan oleh dada2 manusia.)

~ DO'A DILINDUNGI DARI SIFAT PENAKUT, PIKUN DAN FITNAH:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahumma innii a'uudzubika minal jubni wa a'uudzubika min an arudda ilaa ardzalil 'umuri,wa a'uudzubika min fitnatiddun-yaa wa a'uudzubika min 'adzaabil qabri."  

(Ya Allah,sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari sifat penakut & aku berlindung dengan Engkau daripada mencapai umur yg seburuk2nya & aku berlindung dengan Engkau dari fitnah dunia & dari siksa kubur.)

~ DO'A MENGHILANGKAN RASA AMARAH:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahummaghfirlii dzambii wa adzhib ghaizha qalbii wa ajirnii minasysyaithaan."   

(Ya Allah, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku, dan lindungilah aku dari syaitan.)

~ DO'A DAPAT BERSYUKUR,BERSABAR DAN TIDAK MENONJOLKAN JASA:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahummaj'alnii syakuuraa waj'alnii shabuuraa waj'alnii fii'ainii shaghiiraa wa fii a'yunin naasi kabiiraa." (Ya Allah, jadikanlah aku orang yg berterima kasih pada-Mu, jadikanlah aku orang yg sabar,jadikanlah aku kecil dalam pandanganku tapi seorang yg besar dalam pandangan orang lain.)

~ DO'A BERLINDUNG DARI MAKHLUK JAHAT:
"Bismilahirohmanirohiim.., A'uudzu bikalimaatillaahittaammati min syarri maa khalaq."  

(Aku berlindung dengan menyebut kalimat2 Allah Yang Maha Sempurna dari segala kejahatan apa yg telah diciptakan-Nya.)

~ DO'A KHUSNUL KHOTIMAH:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahummaj'alkhaira 'umrii aakhirahu wa khaira'amalii khawaatiimahu wa khaira ayyaamii yauma liqaa'ika"  

(Ya Allah,jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya dan sebaik-baik amalku adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah pada saat aku menemuimu.)

~ DO'A KETIKA MENGHADAPI KESULITAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlan wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa."  

(Ya Allah tiada yg mudah selain yg Kau mudahkan dan Engkau jadikan kesusahan itu mudah jika Engkau menghendaki jadi mudah.)

~ DO'A KETENANGAN DALAM MENGHADAPI MUSIBAH:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahummarzuqnii nafsan muthma'innatan tu'minu biliqaa'ika wa tardhaa biqadhaa'ika."   

(Ya Allah, berilah kami hati yg tenang, yg beriman akan saat perjumpaan dengan-Mu dan ridho menerima segala ketetapan-Mu.)

~ DO'A MENGHADAPI SEDIH,GELISAH,TAKUT,BANYAK HUTANG&PENINDASAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Allaahumma inni a'uudzubika minalhammi walhazani wa a'uudzubika minal'ajzi walkasali wa a'uudzubika minaljubni walbukhli wa a'uudzubika minghalabatiddaini wa qahrirrijaal."   

(Ya Allah aku berlindung kpd-Mu dari kemurungan&kesusahan,aku berlindung pd-Mu dari  kemalasan&aku berlndung pada-Mu dari ketakutan&kekikiran,aku berlndung pd-Mu dari tekanan hutang&paksaan org lain.)

~ DO'A DIANUGERAHI ANAK YG SHALIH:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrata a'yunin waj'alnaa lilmuttaqiina imaamaa."(QS,Al-Furqan,25:74)  

 ("Ya Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami dari istri2 kami dan anak cucu kami yg menyenangkan kami dan jadikanlah kami sebagai ikutan bagi orang2 yg bertaqwa.)

~ DO'A TERLEPAS DARI GODAAN SYAITAN:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbi a'uudzubika min hamazaatisysyayaathiini wa a'uudzubika rabbi ayyahdhuruun."(QS, Al-Mu'minun, 23:97-98)  

 (Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan2 syaitan. Dan aku berlindung kepada-Mu Ya Tuhanku supaya mereka tidak mendekatiku.)

~ DO'A TERHINDAR DARI ADZAB:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbanashrif 'annaa 'adzaaba jahannama inna 'adzaabahaa kaana gharaamaa innahaa saa'at mustaqarrawwamuqaamaa."(QS,Al-Furqan [25]:65-66)  

("Ya Tuhan kami, jauhkanlah 'azab jahannam dari kami, karena sesungguhnya 'azabnya itu adalah kebinasaan yg kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.)

~ DO'A MENDAPAT AMPUNAN DAN KASIH SAYANG:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbanaa aamannaa faghfirlanaa warhamnaa wa annta khairurraahimiin."[QS,Al-Mu'minun [23]:109]

("Ya Tuhan kami, kami telah beriman, oleh karena itu ampunilah kami dan beri Rahmatlah kepada kami, dan Engkau adalah Pemberi Rahmat yang paling baik.)

~ DO'A TERLEPAS DARI GODAAN SYAITAN:
"Bismilahirohmannirohiim.., Rabbi a'uudzubika min hamazaatisysyayaathiini wa a'uudzubika rabbi ayyahdhuruun."(QS, Al-Mu'minun [23]:97-98)   

("Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Mu dari bisikan2 syaitan. Dan aku berlindung kepada Mu Ya Tuhanku supaya mereka tidak mendekatiku.)

~ DO'A TERHINDAR DARI ADZAB:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbi immaa turiyannii maa yuu'aduun. rabbi falaa taj'alnii filqaumizhzhaalimiin."(QS, Al-Mu'minun [23] :93-94) 

["Ya Tuhanku, jika Engkau sungguh2 hendak memperlihatkan kepadaku adzab yg diancamkan kepada mereka, Ya Tuhanku, janganlah Engkau jadikan aku berada diantara orang2 yg dzalim.]

~ DO'A DIBERI KEPUTUSAN YG ADIL:
"Bismilahirohmaniroohiim.., Rabbihkummbilhaqqi wa rabbunarrahmaanulmusta'aanu 'alaa maa tashifuun."(QS, Al-Anbiya' [21]:112)      

["Ya Tuhanku, berilah keputusan yg 'adil, dan Tuhan kami adalah Tuhan Yang Maha Pemurah dan yang dimohon pertolongan-Nya tentang apa yg kamu katakan ( terhadap-Nya ).

~ DO'A MENDAPATKAN POSISI YG BAIK:
"Bismilahirohmaniirohiim.., Rabbi adkhilnii mudkhala shidqiwwa-akhrijnii mukhraja shidqiwwaj'allii milladungka sulthaanannashiiraa." (QS,Al-Isra' [17]:80)    

["Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yg benar dan keluarkanlah aku secara keluar yg benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yg menolong.]

~ DO'A KASIH SAYANG DAN PETUNJUK:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbanaa aatinaa milladungka rahmatawwahayyi'lanaa min amrinaa rasyadaa."(QS,Al-Kahfi [18]:10)   

["Ya Tuhan kami, berikanlah Rahmat kepada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yg lurus dalam urusan kami (ini).]

~ DO'A MENDAPATKAN POSISI YG BAIK:
"Bismilahirohmaniirohiim.., Rabbi adkhilnii mudkhala shidqiwwa-akhrijnii mukhraja shidqiwwaj'allii milladungka sulthaanannashiiraa." (QS,Al-Isra',17:80)    

[Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yg benar dan keluarkanlah aku secara keluar yg benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yg menolong.]

~ DO'A TERHINDAR DARI FITNAH:
"Bismilahirohmanirohiim.., 'Alallaahi tawakkalnaa rabbanaa laa taj'alnaa fitnatallilqaumizhzhaalimiin. wa najjinaa birahmatika minalqaumilkaafiriin."(QS,Yunus [10]:85-86)  

[Kepada Allah-lah kami bertawakal, Ya Tuhan kami,janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yg dzolim. Dan selamatkanlah kami dengan Rahmat-Mu dari tipu daya orang2 yg kafir.]

~ DO'A PASRAH KEPADA ALLAH KETIKA MENGHADAPI TANTANGAN, TEKANAN & ANCAMAN:                      
"Bismilahirohmaniirohiim.., Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul'arsyil'azhiim."(QS,At-Taubah [9]:129)  

[Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal; dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung.]

~ DO'A DILINDUNGI DARI RUPA2 PENYAKIT:
" Bismilahirohmaniirrohiim.., Allaahumma innii a'uudzubika minal barashi wal junuuni wal judzaami wa sayyi'il asqaami."

 ("Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit celup, penyakit gila, penyakit kusta dan penyakit2 buruk lainnya.)

~ DO'A INGIN MENDAPAT KETURUNAN:
"Bismilahirohmanirrohiim.., Rabbi hablii milladungka dzurriyyatanthayyibatan innaka samii'uddu'aa'i." (QS,Ali-Imran [3]:38)  

["Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar.]

~ DO'A LAPANG DADA DAN LANCAR LIDAH:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbisyrahlii shadri wa yassirlii amrii wahlul'uqdatammillisaanii yafqahuu qaulii waj'allii wa ziirammin ahlii."(QS,Thaha [20]:25-29)  

 ["Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku. Dan jadikanlah bagiku seorang pembantu dari keluargaku sendiri.]

~ DO'A AMPUNAN DAN KASIH SAYANG:
"Bismilahirohamnirohiim.., Rabbi innii a'uudzubika an as'alaka maa laisa lii bihii'ilmun wa illaa taghfirlii wa tarhamnii akumminalkhaasiriin."(QS Hud [11]:47)  

("Ya Tuhanku,sesungguhnya aku brlindung kpda-Mu dri memohon kpda-Mu sesuatu yg aku tdk mengetahui (hakikat)nya,dan sekiranya Engkau tdk memberi ampun kepadaku dan(tidak)menaruh belas kasihan kpdaku,niscaya aku termasuk orang2 yg merugi.)

~ DO'A TEMPAT YG DIBERKATI:
"Bismilahirohmanirohiim.., Rabbi anzilnii munzalan mubaarakan wa anta khairulmunziliin."(QS Al-Mu'minun [23]:29)   

[Ya Tuhanku, turunkanlah aku pada tempat yg diberkati, dan Engkau sebaik2 yg memberi tempat.

~ DO'A PERTOLONGAN
"Bismilahirohmanirohiim...Rabbinshurnii bimaa kadzdzabuun."(QS,Al-Mu'minun [23]:39)  

 ["Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustaiku.]

~ DO'A BERTAUBAT:
" Bismilahirohmanirohiim.., Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minalkhaasiriin." (QS, Al-A'raf [7]:23)  

["Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami niscaya kami akan termasuk orang2 yg merugi.]





Mintalah Tolong Kepada Allah

Dari Abul Abbas Abdullah bin Abbas rodhiallohu ‘anhuma beliau berkata:
Suatu hari aku berada di belakang Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Lalu beliau bersabda:  
  • "Nak, aku akan ajarkan kepadamu beberapa patah kata: Jagalah Alloh, Niscaya Dia akan senantiasa menjagamu. Bila engkau meminta sesuatu, mintalah kepada Alloh, dan bila engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Alloh. Ketahuilah, jika semua umat manusia bersatu padu untuk memberikan suatu kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Alloh bagimu, dan jika semua umat manusia bersatu padu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Alloh bagimu. Pena telah diangkat dan catatan-catatan telah mengering.” (HR Tirmidzi Dia berkata , “Hadits ini hasan shohih”)
Dalam riwayat selain Tirmidzi dengan redaksi:
  • “Jagalah Alloh, niscaya engkau akan senantiasa mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Alloh di waktu lapang niscaya Dia akan mengenalimu saat kesulitan, ketahuilah bahwa apa yang ditetapkan luput darimu tidak akan pernah menimpamu dan apa yang telah ditetapkan menimpamu tidak akan pernah luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu selalu mengiringi kesabaran, jalan keluar selalu mengiringi cobaan dan kemudahan itu selalu mengiringi kesusahan.”
Kedudukan Hadits
Hadits ini sangat agung karena memuat wasiat Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam yang sangat penting.

Menjaga Alloh
Menjaga Alloh adalah dengan cara menjaga hak-hakNya. Hak-hak Alloh ada dua macam, yaitu hak-hak yang wajib dan hak-hak yang sunnah. Dengan menunaikan kewajiban, dan memelihara sunnah berarti telah menjaga Alloh. Menjaga Alloh dalam batasan yang wajib yaitu menegakan tauhid, dengan cara melaksanakan perintah dan menjauhi larangan. Lebih dari itu adalah sunnah. Manusia berbeda-beda derajatnya dalam menjaga Alloh.

Penjagaan Alloh
Penjagaan Alloh terhadap manusia terwujud dalam dua bentuk, yaitu:
  1. Menjaga urusan dunianya, dalam bentuk menyehatkan badanya, melapangkan rezekinya, menjaga anak dan istrinya, dan lain-lain.
  2. Menjaga urusan agamanya. Poin ini lebih penting dan lebih bernilai dari pada poin sebelumnya. Bentuk penjagaannya berupa: hatinya bersih dari kotoran syubhat, senantiasa terikat dengan Alloh, penuh rasa harap kepada-Nya, senantiasa bertaubat kepada-Nya, dan anggota badanya terbebas dari memperturutkan hawa nafsu. > Melalaikan menjaga Alloh dapat berakibat hilangnya penjagaan Alloh terhadap dirinya.
Hanya Meminta Kepada Alloh
Hukum meminta hanya kepada Alloh ada dua macam:
  1. Wajib, yaitu meminta sesuatu yang tidak bisa melakukannya kecuali Alloh. Inilah tauhid dalam meminta di mana jika dipalingkan kepada selain Alloh hukumnya syirik.
  2. Sunnah, yaitu dalam hal yang manusia mampu untuk melakukannya dan dia mampu melakukan sendiri tanpa bantuan.
TAWAKAL
Makna tawakal kepada Alloh adalah mengambil sebab yang diperintahkan kemudian menyerahkan urusannya kepada-Nya. Tawakal kepada Alloh merupakan wujud keimanan yang sangat penting, bahkan merupakan wujud keimanan para nabi. Dan tawakal kepada makhluk adalah perbuatan yang sangat tercela. Sekalipun makhluk mampu untuk melakukan apa yang kita inginkan, kita tidak boleh bertawakal kepadanya.

Sabar Dan Ridho
Sabar, khususnya ketika mendapatkan kesulitan adalah menjaga hati dari menggerutu, menjaga lisan dari berkeluh kesah dan menjaga diri dari perbuatan yang terlarang. Ketika tertimpa musibah, di samping wajib untuk bersabar, juga disunahkan untuk ridho bahkan jika mampu, bersyukur.
Ridho terhadap musibah adalah yakin bahwa akibat dari musibah tersebut baik baginya, maka tak ada perasaan seandainya musibah tersebut tidak datang. Adapun ridho yang hukumnya wajib yaitu ridho terhadap perbuatan Alloh yang telah mendatangkan musibah. Dengan demikian terkait dengan musibah ada dua bentuk keridhoan, yaitu:
  1. Ridho terhadap perbuatan Alloh, hukumnya wajib.
  2. Ridho terhadap musibah itu sendiri, hukumnya sunnah.
Sumber: Ringkasan Syarah Arba’in An-Nawawi - Syaikh Shalih Alu Syaikh Hafizhohulloh

https://www.facebook.com/notes/haris-andora/kumpulan-doa-islami-sehari-hari/10151281659976388