Selasa, 29 April 2014

Tenzing Norgay



Tenzing Norgay adalah nama orang,  mungkin buat kebanyakan dari kita akan mengatakan nama yang aneh, dari negara mana nama tersebut berasal? Mungkin anda pernah membaca atau mendengar namanya, mungkin juga belum. Bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary? ya kalau yang ini  sering terdengar atau pernah membaca biografinya atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau sewaktu mengikuti seminar.

Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay. Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung Everest.

Tenzing Norgay menjadi pemandu ( orang nepal menyebutnya Sherpa ) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam 11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028 kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.

Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di seluruh dunia.

Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai Puncak Mount Everest?

Seharusnya bisa saja ia lah orang pertama yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund Hillary. Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya : 

Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menggapai puncak gunung tertinggi di dunia? Tenzing Norgay : Sangat senang sekali
Reporter : Andakan seorang Sherpa ( pemandu ) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi anda berada di depan dia, bukankah seharusnya anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest ?
Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilahkan dia ( Edmund Hillary ) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menggapai Puncak Gunung Tertinggi di dunia….
Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???
Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary , bukan impian saya…..Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN - nya.

 


Tenzing Norgay

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Tenzing Norgay

Lahir
Namgyal Wangdi
Mei 1914
Khumbu, Nepal atau Kharta Valley, Tibet
Meninggal
9 Mei 1986 (umur 71)
Darjeeling, India
Pekerjaan
Pendaki Gunung, Pemandu Wisata
Pasangan
Dawa Phuti, Ang Lahmu, Dakku
Anak
Pem Pem, Nima, Jamling dan Norbu
Tenzing Norgay (dalam Bahasa Nepal : तेन्जिङ नोर्गे शेर्पा, GM (Mei 1914 - 9 Mei, 1986), sering disebut Sherpa Tenzing, adalah seorang pendaki gunung Sherpa di Nepal. Sekitar ulang tahunnya yang ke-39 yaitu pada 29 Mei 1953, ia dan Sir Edmund Hillary adalah orang-orang yang pertama kali mencapai puncak Gunung Everest.

Awal Hidupnya

Tenzing berasal dari keluarga petani dari Khumbu di Nepal, sangat dekat dengan Gunung Everest, yang mana sering disebut Chomolungma oleh orang-orang Sherpa.
Hari kelahirannya tidak diketahui dengan pasti, tapi melalui cuaca dan panen ia mengetahui bahwa pada saat itu adalah sekitar akhir bulan Mei. Setelah pendakiannya di Gunung Everest pada 29 Mei, ia memutuskan untuk merayakan hari ulang tahunnya setelah hari itu.
Nama aslinya adalah "Namgyal Wangdi", tapi seperti beberapa anak, namanya diganti karena nasihat seorang kepala guru agama dan penemu biara Rongbuk, Ngawang Tenzin Norbu. Tenzing Norgay diterjemahkan sebagai "pengikut agama yang kaya dan beruntung". Ayahnya, Ghang La Mingma (meninggal tahun 1949) penggembala sejenis sapi yang berbulu panjang, dan ibunya adalah Dokmo Kinzom (yang masih hidup dan menyaksikannya mendaki Gunung Everest); ia adalah anak ke 11 dari 13 bersaudara yang kebanyakan meninggal di usia muda.
Sewaktu masih remaja, ia melarikan diri ke Kathmandu sebanyak 2 kali, dan pada usia 19 tahun, akhirnya menetap di komunitas orang Sherpa di Too Song Bhusti di Darjeeling, Bengali Barat, India.
Kini, nama Tenzing Norgay dan Sir Edmund Hillary diabadikan sebagai nama bandara di Lukla bernama Tenzing-Hillary.

Pranala luar

Profile of
Tenzing Norgay Tenzing Norgay
On May 29, 1953, Tenzing Norgay and teammate Edmund Hillary reached the summit of Mt. Everest. Tenzing received instant acclaim for his unprecedented achievement. He quickly became a global ambassador for the Sherpa people. Here are a few facts to know:
Born: 1914. This is an approximation based on the Tibetan lunar calendar. At the time of Tenzing's birth, the Sherpas did not keep written birth records.

Birthplace: Tsa-chu, Nepal.

Raised in: Thami, Nepal (a village near the border of Tibet, and close to Mt. Everest).

Family: One of 13 children.

Languages: Spoke seven languages, but never learned how to write.

Work: 1933 moved to Darjeeling, India, to work as a trekking porter.

War Years: Indian army ski instructor.

Everest Trips:
1935 — First expedition, accompanying Eric Shipton.
1953 — Reaches summit at age 39.

After Everest: Opened mountaineering school in Darjeeling, India, to train other locals as mountaineering guides.

Died: May 9, 1986.

To learn more about Tenzing Norgay, go to NOVA Online's site about Tenzing: http://www.pbs.org/wgbh/pages/nova/everest/history/norgay.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar