Jumat, 13 Mei 2016

KHASIAT AYAT LAQOD JA’AKUM





Surah ini diturunkan di Madinah, mengandungi 129 ayat. 
 
Dinamakan surah ”At-Taubah” (Taubat) kerana pada ayat 117, disebutkan perihal golongan yang telah  bertaubat dari  perbuatan mereka yang salah lalu Allah menerima taubat mereka dan mengampunkannya.

Jika dibaca tujuh kali setiap hari maka ia boleh memudahkan urusan dunia dan akhirat.

Jika dibaca pada pagi, ia boleh menjauhkan ancaman untuk hari itu, begitu juga jika dibaca pada waktu petang, boleh menghindarkan ancaman pada waktu malamnya. Insya-Allah.Ayat ini juga boleh menambah keteguhan iman seseorang itu kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Apabila sampai waktu ajal kita, kita tidak akan dapat membaca 2 ayat ini walaupun sebelum ini kita dah biasa membaca dan mengamalkannya. Allah memberi kita petunjuk bahwa ajal kita sudah semakin hampir, dan pada saat dan waktu itu kita seakan-akan lupa ayat ni, tak ingat, padahal hari-hari kita baca. Itu tandanya…ajal kita sudah hampir tiba. Inilah salah satu petanda yang Allah beri pada hambanya yang mengamalkan surah Al-Taubah, ayat 128-129.

Surah ini juga dinamakan surah ”Baraa’ah” (Pemutusan Tanggungjawab) yang maksudnya ” Pembatalan Perjanjian ” sebagaimana yang diterangkan pada bahagian awal surah ini.


Intisari kandungannya : Menerangkan peristiharaan dari Allah dan RasulNya, yang ditujukan kpada kaum musyrik Arab dan ditegaskan : Bahwa oleh krn mereka telah mencabuli perjanjian dengan

Rasulullah SAW. maka perjanjian itu adalah dibatalkan oleh Allah dan RasulNya dan mereka   diberi waktu selama 4 bulan, sesudah itu jika mereka tidak menerima Islam maka mereka akan dimusnahkan di mana saja mereka   ditemui. Ayat ini juga untuk pengasih

Surah ini juga menandakan rahasia kaum munafik yang pura-pura  Islam pada zahirnya, sedang mereka tetap kafir pada batinnya. Surah ini pula dari asalnya tidak  diawali dengan Bismillaahir rahmaanir rahiim.



Keistimewaan dua ayat akhir dari Surah At-Taubah (juga dinamakan Ayatul Hisni ) sebagai berikut :


Barang siapa yang setiap harinya membaca dua ayat yang akhir dari Surah Al-Baraa’ah sebanyak 7x sesudah sholat fardhu maka
– Jika dia seorang yang lemah maka akan menjadi kuat.
– Jika dia seorang yang hina maka akan menjadi seorang yang mulia.
– Jika dia seorang yang kalah maka akan segera mendpt pertolongan.
– Jika dia seorang yang berkesempitan maka akan mendpt kelapangan.
– Jika dia seorang yang berhutang maka akan segera dpt membayar.
– Jika dia seorang yang berada dalam kesusahan maka akan hilang kesusahannya.
– Jika dia seorang yang sulit dalam penghidupan maka akan segera mendpt lapangan kehidupan.
Barang siapa membacanya pada hari siangnya atau pada waktu malamnya maka hal itu sebagai suatu petanda bahwa dia tidak akan mati pada saat itu. Menurut riwayat lain; dia tidak akan dilukai seseorang dengan alat-alat yang berasal dari   besi.

Sebahagian ‘ulama ‘menyebut tentang keistimewaan dua ayat ini bahwa ada salah seorang yang telah  mengamalkannya ketika dalam keadaan sakitnya yang sudah kritis. Ketika itu dia sudah diperkirakan berumur 71 tahun. Dengan berkah membaca dua ayat tersebut, dia masih dapat  menikmati umurnya sehingga mencapai usia 120 tahun.

Dalam versi yang lain ada mengatakan bahwa barang siapa mengamalkan ayatul Hisni, ia tidak akan bertemu maut pada hari itu kecuali kalau telah datang kitab mubram ia akan terlupa membacanya dan tidak akan memberi bekas kpadanya sesuatu baharu. Cara mengamalkannya bacakan 7x di masa pagi.

Ini dia dua ayat akhir surat At-Taubah :

LAQOD JA’AKUM ROSUULUM MIN ANFUSIKUM ‘AZIIZUN ‘ALAIHI MAA’ANITTUM HARIISHUN ‘ALAIKUM BIL MU’MINIINA RO’UUFUR ROHIIM. (Surah At-Taubah :128)
 
FA IN TAWALLAU FAQUL HASBIYALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA HUWA, ‘ALAIHI TAWAKKALTU WA HUWA ROBBUL ‘ARSYIL ‘AZHIIM  (Surah At-Taubah :129)


Artinya :
 
Sesungguhnya telah datang kepada kamu seorang Rasul dari golongan kamu sendiri (yaitu Nabi Muhammad s.a.w.), yang menjadi sangat berat kepadanya sebarang kesusahan yang ditanggung oleh kamu, yang sangat dermawan (inginkan) kebaikan bagi kamu, (dan) ia pula menumpahkan perasaan belas kasih sayangnya kepada orang-orang yang beriman.

Kemudian jika mereka berpaling ingkar, maka katakanlah (wahai Muhammad): “Cukuplah bagi Allah (yang menolong dan memeliharaku), tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; kepadaNya aku berserah diri, dan Dialah yang mempunyai ‘Arasy yang besar “.

Amalan ini biasa juga dimanai Do’a Harimau. Khadamnya ada 7 dan apabila di terawang dengan mata bathin, si pengamal dikawal oleh 7 harimau dan jasadnya diselimuti oleh tujuh lapis dinding api. Amalan ini multi function & multi purpose. Cara mengamalnya, baca surah At-Taubah ayat 128 -129 sebanyak 7x kemudian lanjutkan dengan membaca Surah At-Taubah ayat 129 sebanyak 7x pada setiap seusai sholad fardhu terutamanya sesudah sholat fardhu Subuh dan sholat fardhu Maghrib.


 http://hanifskanesa.blogspot.co.id/2014/08/khasiat-ayat-laqod-jaakum.html
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar