Senin, 06 Juni 2011

Sakit Pnggang ( low back pain )


Biasanya orang sering mengalami sakit pinggang (low back pain) saat bangun tidur. Tapi sebaiknya jangan anggap remeh sakit pinggang karena bisa jadi itu adalah awal dari suatu penyakit yang lebih serius lagi.

Orang lebih sering merasa sakit pinggang pada saat malam hari atau pada saat berdiri terlalu lama. Sebenarnya apa saja penyebab low back pain dan bagaimana mengatasinya?

Low back pain dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu
low back pain lokal,
low back pain radikular, ataupun
low back pain keduanya.


Proses dari low back pain juga berbeda-beda, untuk low back pain akut biasanya 0-7 hari, untuk sub akut 7 hari-3 bulan, sedangkan untuk yang kronik jika sudah lebih dari 3 bulan.

Low back pain (LBP) bisa disebabkan oleh beberapa hal yaitu:

1. Mekanikal atau degeneratif biasanya berhubungan dengan otot atau ligamen, diskus (bagian atas dan bawah tulang yang menghubungkan antar tulang biasanya disebut piringan sendi), kompresi saraf/cauda equina.

2. Peradangan.

3. Infeksi, biasanya oleh bacteri osteomyelitis, tyberculous osteomyelitis, dan epidural abscess.

4. Neoplasma.

5. Penyakit tulang, seperti osteoporosis, osteomalacia dan penyakit paget.

6. Ginekologik.

7. Neurologik.


"Pemeriksaan yang dibutuhkan untuk identifikasi low back pain adalah pemeriksaan fisik (berdiri, terlentang, duduk dan range of movement), pemeriksaan neurologik (motorik, sensorik, sistem otonom, tanda Patrick, kontra Patrick, tes Naffziger, dan tes Valsava), dan jika terdapat tanda-tanda bahaya dilakukan pemeriksaan penunjang (neurofisiologik, radiologik, dan laboratorium)," ujar Dr. Haidir Suleiman, MM, SpRM dari Siloam Hospital Jakarta kepada detikHealth, Rabu (5/8/2009).

Untuk penanganan low back pain dilakukan non-bedah berupa istirahat singkat, membatasi aktivitas, obat-obat untuk mengatasi nyeri, olahraga untuk penguatan punggung, dan eksternal brace, untuk yang sudah parah dilakukan pembedahan. Jika low back pain sudah gawat bisa mengakibatkan sindroma cauda equina, tumor, infeksi, fraktur vertebra dan kanker.

"Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan low back pain ini menjadi menahun, yaitu sikap dan kepercayaan terhadap nyeri pinggang, tingkah laku, masalah diagnosis dan terapi, masalah kompensasi, masalah emosi dan pekerjaan," ujar dokter spesialis rehabilitasi medik ini.

Untuk low back pain yang non-spesifik hampir 91% para dokter melakukan penanganan dengan muscle relaxant (pelemasan otot)
. Untuk yang non-spesifik biasanya terdapat rasa tidak enak pada daerah pinggang, nyeri kaki, nyeri bokong, kaku pagi yang berkurang ketika berdiri, dan berhubungan dengan postur badan.

"Untuk pengobatan kronis dilakukan dengan NSAID (Non-Steroidal Anti Inflammatory Drug), muscle relaxant, analgetik, antidepresan, anti konvulsan, dan agonis alpha-2 adrenergik," ujarnya.

Pengenalan low back pain yang berat adalah hal yang penting untuk dapat melakukan penanganan yang tepat, sehingga bisa mengurangi resiko yang ada. Jadi, jangan anggap remeh nyeri pinggang Anda.

http://health.detik.com/read/2009/08/05/093749/1177630/766/sakit-pinggang-jangan-dibiarkan

*********************

Catatan :


Sakit pinggang (low back pain atau lumbago) adalah penyakit neurologis kedua paling umum setelah sakit kepala. Hampir setiap orang pasti pernah mengalaminya. Untungnya, sebagian besar sakit pinggang sembuh hanya dalam beberapa hari.

Menurut lamanya, sakit pinggang terdiri dari dua jenis. Sakit pinggang akut atau jangka pendek umumnya berlangsung hanya beberapa hari sampai minggu. Sakit pinggang disebut kronis bila berlangsung lebih dari 3 bulan.

Sebagian besar sakit pinggang disebabkan oleh trauma punggung bawah atau gangguan seperti sciatica dan artritis. Trauma tersebut dapat disebabkan oleh cedera olahraga, bekerja di rumah atau di kebun, atau tersentak tiba-tiba seperti kecelakaan mobil atau tekanan pada tulang belakang lainnya. Penyebab lain yang paling umum adalah menggunakan otot-otot punggung Anda dalam kegiatan yang tidak biasa Anda lakukan, seperti mengangkat mebel atau melakukan pekerjaan berat seperti mencangkul.

Ternyata sebagian besar disebabkan oleh karena penggunaan tulang punggung yang tidak benar. Biasanya rasa sakit ini terasa sekali pada waktu bangun tidur di pagi hari atau setelah duduk/berdiri terlalu lama, bisa juga setelah batuk/bersin terus menerus. Sakit ini akan berkurang bila dipakai istirahat atau merebahkan tubuh.


Gejala sakit pinggang berkisar pada sakit otot yang menusuk atau nyeri, kaku/keterbatasan rentang gerak, atau ketidakmampuan berdiri tegak. Kadang-kadang, rasa sakit yang dirasakan di pinggang dapat menjalar sampai ke tempat lain dari tubuh.

Tips untuk mencegah sakit pinggang

1. Selalu melakukan peregangan sebelum latihan olah raga atau kegiatan fisik lainnya yang berat.

2. Jangan membungkuk ketika berdiri atau duduk. Ketika berdiri, jaga titik berat badan Anda agar seimbang pada kaki Anda. Saat bekerja di rumah atau di kantor, pastikan permukaan pekerjaan Anda berada pada ketinggian yang nyaman untuk Anda. Duduklah di kursi dengan sandaran yang baik dan posisi dan ketinggian yang tepat untuk tugas tersebut.

3. Selingi duduk Anda dengan secara berkala berjalan-jalan atau melakukan peregangan otot ringan untuk mengurangi ketegangan. Jika Anda harus duduk untuk jangka waktu yang panjang, istirahatkan kaki Anda di bangku rendah atau tumpukan buku.

4. Kenakan sepatu yang nyaman dan bertumit rendah.

5. Tidurlah dengan miring untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang Anda. Selalu tidur di permukaan yang cukup padat, jangan terlalu empuk.

6. Mintalah bantuan orang lain bila Anda mengangkat benda yang berat.

7. Jangan mengangkat dengan membungkuk. Angkat objek dengan menekuk lutut Anda dan berjongkok untuk mengambil objek. Jaga punggung lurus dan terus dekatkan objek ke tubuh Anda. Hindari memutar tubuh saat mengangkat. Lebih baik mendorong daripada menarik ketika Anda harus memindahkan benda berat.

8. Jaga nutrisi dan diet yang tepat untuk mengurangi dan mencegah berat badan berlebihan, terutama lemak di sekitar pinggang. Diet harian yang cukup kalsium, fosfor, dan vitamin D membantu menjaga pertumbuhan tulang baru.

9. Jika Anda merokok, berhentilah. Merokok mengurangi aliran darah ke tulang punggung bagian bawah dan menyebabkan cakram tulang belakang mengalami degenerasi.

10. Berolahragalah secara teratur. Gaya hidup aktif berkontribusi dalam mencegah nyeri pinggang


http://hilmanmuchsin.blogspot.com/2011/06/sakit-pnggang-low-back-pain.html
http://majalahkesehatan.com/10-tips-mencegah-sakit-pinggang/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar