Minggu, 02 Januari 2011

Pohon Siwalan (Lontar)


Pohon Siwalan atau disebut juga Pohon Lontar (Borassus flabellifer) adalah sejenis palma (pinang-pinangan) yang tumbuh di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Pohon Lontar (Borassus flabellifer) menjadi flora identitas provinsi Sulawesi Selatan. Pohon ini banyak dimanfaatkan daunnya, batangnya, buah hingga bunganya yang dapat disadap untuk diminum langsung sebagai legen (nira), difermentasi menjadi tuak ataupun diolah menjadi gula siwalan (sejenis gula merah).

Pohon Siwalan (Lontar) merupakan pohon palma (Palmae dan Arecaceae) yang kokoh dan kuat. Berbatang tunggal dengan ketinggian mencapai 15-30 cm dan diameter batang sekitar 60 cm. Daunnya besar-besar mengumpul dibagian ujung batang membentuk tajuk yang membulat. Setiap helai daunnya serupa kipas dengan diameter mencapai 150 cm. Tangkai daun mencapai panjang 100 cm.
Buah Lontar (Siwalan) bergerombol dalam tandan dengan jumlah sekitar 20-an butir. Buahnya bulat dengan diameter antara 7-20 cm dengan kulit berwarna hitam kecoklatan. Tiap butirnya mempunyai 3-7 butir daging buah yang berwarna kecoklatan dan tertutupi tempurung yang tebal dan keras.

Pohon Siwalan atau Pohon Lontar dibeberapa daerah disebut juga sebagai ental atau siwalan (Sunda, Jawa, dan Bali), lonta (Minangkabau), taal (Madura), dun tal (Saksak), jun tal (Sumbawa), tala (Sulawesi Selatan), lontara (Toraja), lontoir (Ambon), manggitu (Sumba) dan tua (Timor). Dalam bahasa inggris disebut sebagai Lontar Palm

Pohon Siwalan atau Lontar (Borassus flabellifer) tumbuh di daerah kering. Pohon ini dapat dijumpai di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di Indonesia, Pohon Siwalan tumbuh di Jawa Timur dan Jawa Tengah bagian timur, Madura, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi.
Pohon Siwalan atau Lontar mulai berbuah setelah berusia sekitar 20 tahun dan mampu hidup hingga 100 tahun lebih.

Pemanfaatan Pohon Siwalan

Daun Lontar (Borassus flabellifer) digunakan sebagai media penulisan naskah lontar dan bahan kerajinan seperti kipas, tikar, topi, aneka keranjang, tenunan untuk pakaian dan sasando, alat musik tradisional di Timor.

Tangkai dan pelepah pohon Siwalan (Lontar atau Tal) dapat menhasilkan sejenis serat yang baik. Pada masa silam, serat dari pelepah Lontar cukup banyak digunakan di Sulawesi Selatan untuk menganyam tali atau membuat songkok, semacam tutup kepala setempat.

Kayu dari batang lontar bagian luar bermutu baik, berat, keras dan berwarna kehitaman. Kayu ini kerap digunakan orang sebagai bahan bangunan atau untuk membuat perkakas dan barang kerajinan.

Dari karangan bunganya (terutama tongkol bunga betina) dapat disadap untuk menghasilkan nira lontar (legen). Nira ini dapat diminum langsung sebagai legen (nira) juga dapat dimasak menjadi gula atau difermentasi menjadi tuak, semacam minuman beralkohol.

Buah Siwalan


Buahnya, terutama yang muda, banyak dikonsumsi. Biji Lontar yang lunak ini kerap diperdagangkan di tepi jalan sebagai “buah siwalan” (nungu, bahasa Tamil). Biji siwalan ini dipotong kotak-kotak kecil untuk bahan campuran minuman es dawet siwalan yang biasa didapati dijual didaerah pesisir Jawa Timur, Paciran, Tuban.

Daging buah yang tua, yang kekuningan dan berserat, dapat dimakan segar ataupun dimasak terlebih dahulu. Cairan kekuningan darinya diambil pula untuk dijadikan campuran penganan atau kue-kue; atau untuk dibuat menjadi selai.

Klasifikasi ilmiah:
Kerajaan: Plantae;
Divisi: Angiospermae;
Kelas: Monocotyledoneae;
Ordo: Arecales;
Famili: Arecaceae (sinonim: Palmae);
Genus: Borassus.
Spesies: Borassus flabellifer


Cara Memperbanyak Sperma atau Air Mani !

Bagi pria, air mani (sperma) haruslah dijaga jangan sampai kekeringan. Air mani yang kering dapat menimbulkan gangguan pada alat kelamin dan kemungkinan sulit mendapat keturunan. Kekurangan air mani dapat disebabkan antara lain oleh : kurang makanan bergizi, terlalu banyak melakukan hubungan sex, penyakit tertentu.

* Gejala :


Ketegangan penis berkurang.
Kurang kenikmatan dalam berhubungan sexual dan tidak tahan lama.
Gairah sex menurun

Resep JAMU dibawah ini sangat mujarab untuk memperbanyak air mani :

* Bahan :


Buah lontar (Borassus flabelifer) ………… 9 buah
Gula aren (Arenga piƱata) ………. Secukupnya.
Garam dapur ………… secukupnya.

* Cara Pembuatan :


Buah lontar diris-iris, lalau direbus dengan 3 gelas air.
Setelah mendidih, masukkan gula aren dan garam secukupnya, lalu diaduk-aduk sampai rata, diangkat lalu didinginkan.

* Cara penggunaan :


Diminum 3 kali sehari. Lakukan 3 hari sekali secara rutin.

* Saran-saran :

Banyak makan makanan bergizi terutama yang mengandung itamin B11, hati, sayuran, melinjo, petai cina, kemangi, kedelai dan papaya merah.
Jangan minum-minuman keras.
Olahraga, istirahat dan tidur teratur.

Sumber : Ramuan Pusaka Prima Raga oleh : DS. Soewito M.

Source:
1. http://sehat.bionaturally.net/2010/01/cara-memperbanyak-sperma-atau-air-mani.html#ixzz19xAJeE3g
2. wikipedia; zipcodezoo.com. Gambar: wikipedia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar