Minggu, 29 Juni 2014

Stop Berdebat Dalam Bulan Ramadhan


Khutbah Rasulullah SAW menyambut Bulan Suci Ramadhan

Wahai manusia!
Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah.

Hari-harinya adalah hari-hari paling utama,
Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama, 
Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama,
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu ALLAH dan dimuliakan oleh-Nya. 
Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doa mu di ijabah.

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini.

Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat.
Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengarannmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.

Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdo’a pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih;

Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia!
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar.
Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah!
Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal alamin.

Wahai manusia!
Barang siapa diantaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”
Rasulullah meneruskan Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma.
Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia!
Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathal mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebebasan dari api neraka. Barang siapa melakukan shalat fardhu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barang siapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan bulan yang lain.

Wahai manusia!
Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.

Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. 
Amirul mukminin berkata: “Aku berdiri dan berkata: ” Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?”
jawab Nabi: Ya Abal Hasan, Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Stop berdebat dalam bulan Ramadhan

Katakanlah "Wahai Allah yang mempunyai kerajaan Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang Yang Ekau kehendaki.Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Ditangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukan malam kedalam siang dan Engkau masukan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa Hisab." (Ali Imran: 26-27)

Saudara ku seiman dan seaqidah, Dia lah Allah yang telah menetapkan apa-apa yang menjadi kehendaknya buat kita di muka bumi ini.

Janganlah kita lantang menghujah, memfitnah saudaranya sendiri sesama muslim !!!

Bukan kah Allah SWT telah mencatat tentang apa-apa yang terjadi dan bakal terjadi pada diri kita masing-masing, mari kita sibuk memperbanyak amalan-amalan kebaikan dalam bulan yang mulia ini

Kita jangan sibuk membuka aib saudaranya sendiri !!!

Marhaban Yaa Ramadhan
 
http://hilmanmuchsin.blogspot.com/2014/06/stop-berdebat-dalam-bulan-ramadhan.html


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar