Selasa, 12 Agustus 2014

Polwan Kanada Kini Boleh Berjilbab



 

Perempuan polisi atau polwan di Edmonton, Alberta, Kanada, kini diizinkan untuk memakai jilbab sebagai bagian dari seragam mereka.

Walau Kepolisian Edmonton (Edmonton Police Service/EPS) mengatakan pihaknya tidak mendapat permintaan seragam berjilbab, desain baru itu merupakan bagian dari upaya unit polisi untuk lebih mencerminkan "keanekaragaman yang sedang terjadi di masyarakat, dan untuk memfasilitasi pertumbuhan minat karier di kepolisian dari komunitas Muslim Edmonton". Demikian kata sebuah siaran pers polisi setempat.

Dewan Kota Scott McKeen mengatakan kepada The National Post, persetujuan seragam baru itu merupakan "sikap inklusif" bagi kaum perempuan, yang mengenakan jilbab sebagai ekspresi iman mereka. Para petugas laki-laki di Edmonton sudah bisa memakai turban. Demikian tulis Edmonton Journal.

"Hal ini membuat para perempuan Muslim menjadi bagian dari komunitas," kata Soraya Zaki Hafez, presiden daerah Edmonton dari Dewan Perempuan Muslim Kanada, kepada media itu. "Saya pikir kami merupakan pelopor."

Sebuah divisi EPS bekerja sama dengan penjahit jilbab untuk mengembangkan prototipe (seperti terlihat di foto), yang cocok dengan standar polisi. Tidak seperti jilbab tradisional, versi polisi itu dirancang lebih sederhana dan mudah dicopot, lapor National Post.

"Setelah pengujian yang ketat, ditetapkan bahwa jilbab tidak menimbulkan risiko apa pun kepada petugas yang memakainya, atau mengurangi efektivitas petugas, atau mengganggu tugas polisi atau interaksi dengan publik," kata siaran pers itu.

"Lepas dari ras, budaya, agama, atau orientasi seksual, adalah penting bahwa siapa pun yang punya panggilan untuk melayani dan melindungi warga Edmonton, dan melewati proses rekrutmen yang ketat dan standar pelatihan polisi, diterima dalam EPS," kata Kevin Galvin, Inspektur EPS yang mewakili Ketua Komite Penghubung Komunitas Muslim, dalam rilis itu.
http://internasional.kompas.com/read/2013/12/11/1602524/Polwan.Kanada.Kini.Boleh.Berjilbab?utm_campaign=related&utm_medium=bp&utm_source=news&

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar