Senin, 09 September 2013

Akhirnya Jodoh Datang



Sepasang suami istri tinggal di Jeddah mempunyai satu anak perempuan semata wayang. Gadis itu tumbuh dewasa dan berharap untuk segera menikah.

Ia menginginkan memiliki pendamping hidup seorang laki-laki shalih yang takut kepada Allah, bertanggung jawab, yang dapat membimbing, melindungi dan menyayanginya.

Begitulah impian kebanyakan wanita, tidak muluk-muluk dalam memilih kriteria calon suaminya. Sampai usianya 37 tahun belum ada seorang pun yang melamarnya.

Kedua orang tuanya sudah lanjut usia, mereka berdua gelisah. Para tetangganya memikirkan bagaimana jika kedua orang tuanya wafat, dia akan hidup sebatang kara. Ia tidak memiliki seorang kerabat pun di Jeddah.

Ketika beban terasa semakin berat, hidup terasa semakin sempit datanglah pertolongan Allah. Sesungguhnya bersama kesulitan pasti datang kemudahan.

Barangsiapa bertakwa kepada Allah, maka Allah akan memberinya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak ia sangka. Subhanallah…

Allah Al Fattaah membukakan pintu jodoh untuk gadis tersebut dengan kedatangan seorang pemuda shalih yang berumur lebih muda darinya, ia datang menemui ayahnya dan melamar anak gadisnya.

Akhirnya keduanya menikah dan sekarang hidup bahagia, Allah karuniakan kepada keduanya empat orang anak. Ayah dan ibu wanita tersebut wafat tidak lama setelah anak gadisnya menikah.

Tidak sedikit wanita, baik janda maupun gadis yang telah berumur lebih dari empat puluh tahun, akhirnya mereka menikah. Janganlah kaum wanita yang belum mendapatkan jodoh putus asa dari rahmat Allah.

Dr. Ghazi bin Abdul Aziz Syammari direktur salah satu LSM yang mengurusi permasalahan keluarga di wilayah bagian timur Saudi Arabia berkata, "Saudariku yang kumuliakan, sesungguhnya pernikahan merupakan salah satu dari karunia dari sekian banyak karunia yang Allah limpahkan kepada hamba-hamba Nya.''

Yakinlah seyakin-yakinnya jika jodoh sudah ditakdirkan menjadi rezekimu maka ia tak akan lari kemana, pasti akan datang kepadamu.

Jodoh itu sudah dicatat dan tersimpan di Lauh Mahfudz. Janganlah keterlambatan dalam menikah menjadikanmu gelisah dan stress sehingga mengganggu kehidupanmu.

Banyak memikirkan masalah jodoh yang belum kunjung tiba membuka pintu masuknya setan ke dalam dirimu sehingga membuatmu merasa adanya jin di kamarmu. Segeralah bertaubat dan beristighfar! Mengadulah kepada Allah dengan banyak berdoa!

Saudariku yang kumuliakan, ketahuilah keterlambatanmu dalam menikah sesungguhnya baik untukmu. Anda mendapatkan limpahan pahala dari Allah, ampunan dari dosa-dosamu, dan derajat yang tinggi di sisi Nya.

Sabarlah menghadapi ujian hidup! Surga itu mahal, penghuninya adalah orang-orang yang sabar dan ikhlas. Bersangka baiklah kepada Allah, optimislah selalu dan yakinlah akan kekuasaan Allah sehingga Anda dapat terus melangkah dan menikmati perjalanan hidup ini. Menikah hanyalah salah satu terminal tapi bukan tujuan dari perjalanan kita.

Saya memohon kepada Allah agar meneguhkan hatimu, mengaruniakan kebahagiaan dunia dan akhirat untukmu. Saya memohon kepada Allah Yang Mahaagung pemilik Arsy Yang Mahamulia agar mengaruniakan jodoh berupa suami yang shalih untukmu. Allahumma amin." (Istisyaaraat Usariyyah halaman 431)

Mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Isilah waktu dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat seperti menuntut ilmu Islam, berpuasa sunat, bekerja di rumah atau di tempat yang aman dari fitnah.

Berilah manfaat untuk masyarakat dengan mengajar, berdakwah atau amal-amal sosial lainnya. Boleh jadi Anda tidak menyukai sesuatu tapi itu baik untukmu. Allah Mahamengetahui sedangkan kita tidak mengetahui.



Oleh: Fariq Gasim Anuz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar