Sabtu, 22 Februari 2014

Kehidupan Iman dan Islam, Akal dan Ilmu, Nafsu dan Hati dan Amal








Demi masa.
Sungguh manusia berada dalam kerugian.
Kecuali orang orang yang beriman
dan mengerjakan kebajikan
serta saling menasehati untuk kebenaran
dan saling menasehati untuk kesabaran. (QS. AL'ASHR:1-3)

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi,
dan pergantian malam dan siang
terdapat tanda tanda kebesaran Allah
bagi orang yang berakal (Al Bab)
yaitu orang orang yang mengingat Allah sambil bediri,
duduk, atau dalam keadaan berbaring,
dan mereka memikirkan
tentang penciptaan langit dan bumi
(seraya berkata),
"Wahai Tuhan kami,
tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia sia;
Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.
 (Ali Imran: 190-191)

Demi jiwa (nafsu) serta penyempurnaan ciptaannya
Maka Dia mengilhamkan kepadanya
jalan kejahatan dan ketaqwaanya
Sungguh beruntung orang yang menyucikanya jiwa itu
Dan sungguh rugi orang yang mengotorinya (Asy Syams:7-10)

Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu,
karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah (38:26)

Dan janganlah kamu
seperti orang orang yang lupa kepada Allah,
sehingga Allah menjadikan mereka
lupa aka diri mereka sendiri.
 mereka itulah orang orang fasik. (Al-Hasyr:19)

Iman yang sejalan bersama dengan Islam
Akal pikiran yang sejalan bersama dengan Ilmu Allah
Nafsu (Hati dan Jiwa) yang sejalan bersama Amal
Hati atau Jiwa tempat iman, perasaan dan nafsu bersemayam
Akal tempat Pikiran dan Ilmu Allah bersemayam
Akhlaq tempat semuanya berhidup dan bersemayam

Ketika iman hidup dengan nafsu,
 tanpa akal dan ilmu,
lumpuhlah iman itu
nafsu pun tak terarahkan semestinya
Hiduppun akan penuh
dengan ketidak sempurnaan
dan kelumpuhan cahaya

Ketika akal hidup dengan nafsu,
tanpa iman,
hancurlah hidup itu
akal menjadi akal bulus,
suka membohongi Allah dan makhlukNya
nafsupun merajalela bermaksiat
Hiduppun akan penuh
dengan kejahatan dan kegelapan hati
Inilah yang disebut Allah, kaum Kafir

Ketika nafsu hidup tanpa iman dan akal
jadilah dia lebih rendah dari binatang
karena binatang masih punya iman pada Allah

Ketika iman hidup dengan akal
tanpa nafsu
jadilah dia seorang malaikat pesuruh Allah
yang tugasnya menyerpis Allah dan manusia
atau pesuruh Allah untuk manusia

Ketika iman hidup dengan akal dan nafsu
jadilah dia hamba Allah yang soleh
derajatnya lebih baik dari malaikat
nafsunya dididik Allah dan Quran
nafsunya menjadi nafsu yang mutmainah
nafsu yang tenang penuh dengan kebaikan
sehingga sempurnalah iman dan amalannya

Ketika iman hidup dengan akal,
tanpa amal,
cacatlah iman itu
Allah menyebutnya kaum fasikin

Ketika amal hidup dengan akal,
tanpa iman,
tertolaklah amalnya oleh Allah
bagai fatomargana dan debu yang beterbangan
Inipun disebut kaum Kafir

Ketika nafsu dikendalikan iman dan akal
inilah nafsu yang diridloi Allah
Jadilah dia orang orang yang soleh
Allahpun ridlo padanya dan dia ridlo pada Allah

Ketika nafsu mengendalikan iman dan akal
Masuklah setan jadi sopir nafsu itu
Jadilah dia setan berbentuk manusia
Dan Allah pun murka padanya,
karena dia telah menjadikan
nafsunya sebagai Tuhannya

Ingatlah kita.....,
Allah mendidik nafsu
Nafsu memicu amal perbuatan
jadilah dia amal solih yang mulia
lebih mulia dari amalan malaikat

Setan membidik nafsu
sehingga nafsunya dicontrol setan
Nafsu memicu amal perbuatan
jadilah dia amalan yang keji dan munkar
lebih hina dari binatang 
dan sama dengan amalan setan

Dari itu, kendalikanlah nafsu kita
dengan memakai iman dan islam,
akal dan ilmu
yang berlandaskan Quran dan hadis,
yang akan menyempurnakan akhlaq dan hidup kita
dan kitapun akan mendapat ridlo Allah,
ampunan dan dan surgaNya

Marilah kita menghidupkan semuanya itu
didalam diri dan hidup kita 
dengan mendirikan shalat lima waktu dan sunatnya,
membaca Qur'an dan artinya dan mengamalkannya
dan dengan bersedeqah walau hanya dengan tersenyum,
sebuah qurma dan perkatan baik

Inilah hidup dan kehidupan yang dikendaki Allah
dan di tuntut Allah
sebagai hamba dan ciptaanNya

Semoga kita semua menjadi hamba Allah yang soleh
yang selalu memakai Iman, Islam, Akal, Ilmu
dan Nafsu Mutmainah,
(berpikir dan berzikir / Al Bab)
dalam amalan soleh kita....
Aamiin


https://id-id.facebook.com/notes/sati-pamuncak/kehidupan-iman-dan-islam-akal-dan-ilmu-nafsu-dan-hati-dan-amal-2/175682789116409


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar