Senin, 24 Februari 2014

Sejak pagi perhiasan langit angkasa terlihat mendung







Mendung sejak subuh tadi pagi, sepertinya bercerita tentang perjalanan kita yang terus mencari jati diri kita. Selalu dipenuhi liku-liku kehidupan yang seringkali kita abaikan, ada yang unik, klasik namun  ada juga yang menggelitik dan bisa mengingatkan kita bahwa untuk menyelesaikan masalah dan menikmati hidup adalah dengan cara yang berbeda-beda. Dan perhiasan langit ini bercerita tentang kehidupan kita sebagai anak manusia

Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dari Aisyah ra yang berkata bahwa Rasululllah saw apabila melihat awan mendung yang berat di ufuk timur, maka beliau meninggalkan apa yang sedang dilakukannya dan jika sedang shalat maka beliau ringankan shalatnya, kemudian beliau ber-doa:

Allaahumma innaa na’uudzubika min syarri maa ursila bihi.

Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada Engkau dari keburukan perkara yang menjadi tujuan dikirimnya awan ini.

Ketika turun hujan, Allah menjadikannya sebagai nikmat dan rahmat bagi makhluk-makhluk-Nya, tidak terkecuali manusia. Bahkan Al-Qur'an menyebutkannya sebagai sumber kehidupan.

"Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS. Al-Anbiya': 30)

Namun di satu sisi, Allah juga pernah menjadikan hujan dan berlimpahnya air sebagai hukuman atas kaum pembangkang, seperti yang menimpa kaum Nabi Nuh 'Alaihissalam.

"Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta pengikutnya dari bencana yang besar. Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka semuanya." (QS. Al-Anbiya': 76-77)

Maka saat turun hujan, kita yang menyaksikannya berharap agar hujan tersebut membawa kebaikan dan menjadi rahmat sebagaimana yang pernah diajarkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Di antara doa/dzikir tersebut adalah:

ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI'A

Ya Allah, (jadikan hujan ini) hujan yang membawa manfaat (kebaikan).

Semoga doa /dzikir ini membawa kita menjadi hamba Allah yang selalu mendekat dan selalu bertawakkal kepada Allah SWT. Dan menjadi hamba Allah yang selalu mendapat barakah dan keselamatan dari Allah SWT. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar