Senin, 16 Maret 2015

Tabungan Orang Indonesia di Singapura capai Rp 3.000 Triliun


Direktur Utama PT Bank Mandiri Budi G Sadikin mengatakan, jumlah uang orang Indonesia yang dititipkan di bank di Singapura semakin besar. Dana orang-orang kaya Indonesia secara individu sebanyak 150 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 1.500 triliun.

“Itu hampir sama dengan APBN Indonesia tahun lalu,” kata dia kepada wartawan, di sela-sela Seminar Mendorong BUMN Go International, Jakarta, Selasa (26/8/2014).

Itu pun, imbuh Budi, belum termasuk tabungan korporasi atau perusahaan. Budi bilang, jika ditambahkan dengan nasabah korporasi, maka nilainya mencapai sekitar 300 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 3.000 triliun. “Itu sama dengan total DPK (dana pihak ketiga) perbankan Indonesia. Itu menunjukkan size yang besar sekali,” ujar dia.

Menurut Budi, jika dana tersebut bisa ditarik ke Indonesia, maka akan sangat membantu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kredit nasional. Namun, Budi bilang, orang-orang kaya lebih senang menyimpan uang di Singapura karena di Indonesia terbentur masalah legal dan pajak.

“Kalau kita lakukan apapun, tapi kita enggak perbaiki legal systemdan pajak, kita enggak kompetitif. Pasti mereka akan keluar. Tapi ada yang bisa dilakukan, yakni kita menghimbaulah yang memiliki dana di luar negeri (kembali ke sini),” tukas Budi.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar