Senin, 14 September 2015

12 Tips Menghindari Komplikasi Diabet

Pilih Karbohidrat Secara Hati-hati

Menghindari diabetes bukan berarti Anda harus pantang karbohidrat sepenuhnya. Pilihlah karbohidrat yang diserap di dalam tubuh secara perlahan, memberikan asupan energi yang stabil. Pilih gandum, kacang-kacangan, dan sayuran segar dan buah-buahan. Ya, Anda dapat makan buah meskipun buah itu manis. Yang terpenting adalah makan dengan jumlah karbohidrat yang tepat setiap kali makan. Seorang ahli diet atau dokter gizi dapat membantu Anda mempelajari seberapa banyak karbohidrat yang tepat untuk Anda.

Turunkan Berat Badan Jika Diperlukan

Mulai dengan langkah kecil. Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan beberapa kilogram saja dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin. Hal ini akan membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan tekanan darah dan lemak darah. Anda juga akan memiliki lebih banyak energi. Apakah Anda siap? Tujuannya adalah untuk membakar kalori lebih banyak dari yang Anda makan. Untuk memulai, cobalah mengurangi lemak dan kalori dari pola makan Anda, seperti keripik atau kentang goreng.

Tidur yang Cukup

Tidur yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat meningkatkan nafsu makan dan keinginan untuk makan makanan tinggi karbohidrat. Hal tersebut dapat menyebabkan penambahan berat badan, meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit jantung. Jadi tidurlah yang cukup selama tujuh atau delapan jam tidur setiap malam. Jika Anda memiliki sleep apnea, dengan pengobatan, Anda dapat meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan kadar gula darah.

Menjadi Aktif: Olahraga dan Diabetes

Pilihlah satu aktivitas yang Anda sukai, misal berjalan, menari, bersepeda, atau hanya jalan di tempat ketika Anda sedang telepon dan lakukan selama setengah jam setiap hari serta dapat ditingkatkan jika diperlukan. Olahraga dapat membantu Anda menurunkan risiko kardiovaskular, kolesterol, dan tingkat tekanan darah, serta menjaga berat badan tetap terjaga. Olahraga juga mengurangi stres dan dapat membantu Anda mengurangi obat diabetes.

Memantau Gula Darah Harian Anda

Memeriksa gula darah seharusnya dilakukan berkala dan dengan memeriksa kadar glukosa darah akan dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi diabetes, seperti nyeri saraf, atau mencegah diabetes semakin buruk. Dengan memeriksa gula darah, Anda dapat melihat bagaimana makanan dan kegiatan mempengaruhi kadar gula darah, dan apakah rencana pengobatan Anda bekerja. Dokter Anda dapat membantu menetapkan kisaran target kadar glukosa darah. Semakin dekat Anda dengan sasaran target Anda, maka Anda akan semakin merasa membaik.

Mengelola Stres

Bila Anda memiliki diabetes, maka stres dapat menyebabkan kadar glukosa darah meningkat. Karena itu singkirkan sebisa mungkin tekanan fisik atau mental Anda. Pelajari cara baik untuk berurusan dengan orang lain. Teknik relaksasi seperti latihan pernapasan, yoga, dan meditasi mungkin sangat efektif jika Anda memiliki diabetes tipe 2.

Pantang Garam

Kurangi garam dalam pola makan Anda. Hal ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan melindungi ginjal. Tidak menggarami makanan Anda tidak lah cukup. Sebagian besar garam berasal dari makanan olahan. Hindari makanan yang sudah diolah dan gunakan bahan-bahan segar sebisa Anda. Ketika Anda memasak, bumbui makanan dengan bumbu dan rempah-rempah sebagai pengganti garam.
Orang dewasa berusia lebih dari 51 tahun serta individu dengan tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit ginjal kronis harus mengurangi asupan natrium/sodium hingga 1.500 mg sehari, ini berarti kurang dari setengah sendok teh garam.

Risiko Penyakit Jantung dan Diabetes

Penyakit jantung dapat menjadi komplikasi diabetes yang serius. Pantau risiko Anda dengan melakukan pemeriksaan ABC berikut:
A.  Gula darah mencapai tingkat 1C. Kontrol gula darah rata-rata selama 2 sampai 3 bulan terakhir. Anda mungkin perlu diperiksa dua kali atau lebih dalam setahun. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk menentukan tujuan.
B. Tekanan darah. Tujuannya: mencapai di bawah 130/80 mm Hg.
C. Kolesterol. Tujuannya: LDL di bawah 100 mg/dl dan HDL di atas 40 mg/dl, dan trigliserida di bawah 150 mg/dl.

Perawatan Benjolan dan Memar

Diabetes meningkatkan risiko infeksi dan memperlambat penyembuhan, jadi obati walaupun hanya luka dan goresan sederhana dengan cepat. Bersihkan luka Anda dengan benar dan gunakan krim antibiotik dan perban yang steril. Segera kunjungi dokter jika tidak membaik dalam beberapa hari. Periksa kaki Anda setiap hari untuk lecet, luka, irisan, kemerahan, atau bengkak. Lembabkan kaki Anda untuk mencegah pecah-pecah.

Hentikan Kebiasaan Merokok Anda

Penderita diabetes yang merokok memiliki peluang dua kali lebih mungkin untuk meninggal secara prematur dibandingkan mereka yang tidak merokok. Berhenti merokok membantu jantung dan paru-paru. Hal Ini juga menurunkan tekanan darah dan risiko stroke, serangan jantung, kerusakan saraf, dan penyakit ginjal. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai bantuan untuk berhenti merokok.

Pilih Makanan Super dan Jangan Ukuran Besar

Tidak ada pola makan diabetes khusus. Tetapi ada beberapa dasar yang perlu diingat: nikmati makanan super seperti buah berry, ubi jalar, ikan dengan asam lemak omega-3, dan sayuran berdaun dan sayuran hijau tua. Perhatikan label makanan dan hindari lemak jenuh dan trans lemak. Sebaliknya pilih lemak mono dan lemak tak jenuh ganda seperti minyak zaitun. Seorang ahli gizi dapat memberikan nasihat pola makan yang baik bagi Anda.

Atur Jadwal Kunjungan ke Dokter

Sebaiknya Anda mengunjungi dokter sebanyak dua sampai empat kali setahun. Jika Anda menggunakan insulin atau butuh bantuan menyeimbangkan kadar gula darah Anda, mungkin Anda harus mengunjungi lebih sering. Kemudian lakukan juga pemeriksaan fisik dan mata tahunan. Anda sebaiknya periksa mata, saraf, dan kerusakan ginjal, dan komplikasi lain untuk menghilangkan kemungkinan komplikasi diabetes. Perlu juga ke dokter gigi dua kali setahun serta pastikan untuk memberitahu semua penyedia layanan kesehatan Anda bahwa Anda memiliki diabetes.

Sumber berita: WebMD
http://dokita.co/blog/12-tips-menghindari-komplikasi-diabetes/


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar