Jumat, 11 Juli 2014

Puisi untuk Isteri, Ketika Gaza - Palestina Pekat Dengan Derita....



Ukhti-ukhti Rahimakumullah…

Ketika aku didepan televisi

Menonton barikade tentara iblis yang semakin brutal, bengis, keji dan tidak memiliki sifat insani lagi..
Perempuan-perempuan  dibunuh..
Anak-anak dibantai..
Bayi-bayi dihabisi..
Mendengar berita tangis, jerit anak-anak Gaza, ratusan saudara-saudara kita di Palestina telah meregang nyawa,…
Menyaksikan iringan keranda-keranda syuhada …
Melihat darah tertumpah di bumi Allah Palestina…
Yang bergolak karena ulah licik israel yang hatinya telah lama durjana

Ukhti-ukhti Rahimakumullah …

Israel telah dikuasai Iblis…
Dikerumuni segerombolan setan-setan..
Bumi Palestina mengepulkan debu…
Penuh asap mesiu…
Api berkobar, ledakan dimana-mana…
Lantas kemana mereka mencari tempat yang aman?...
Anak-anak telah dijauhkan dari Masjid-masjid…
Karena roket-roket Israel meratakannya dengan tanah…
Namun Israel mengejar dan menghabisi anak-anak ini…
Hingga ke sekolah-sekolah, ke madrasah-madrasah…

Ukhti-ukhti Rahimakumullah…

Israel sudah tak menyisakan hati lagi…
Bumi Palestina telah pekat dengan derita…
Tidak ada air bersih…
Bahan makanan habis…
Rumput, tanaman, roti basi semua sudah menjadi konsumsi sehari-hari…
Rumah-rumah keluarga muslim sudah dibumi-hanguskan….
Masjid-masjid diluluh lantakkan…
Rumah sakit-rumah sakit hancur…
Obat-obatan tidak ada lagi..
Setiap saat tangan-tangan terangkat menjempul ajal…
Meregang nyawa, merintih dan mengucap :
Laa ilaaha illa ALLAH
Muhammadur Rasulullah ….

Kemudian aku matikan televisi

Aku berdo'a:

 

Ya Hayyu Ya Qayyum, 

Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,

turunkan para Malaikat-Mu untuk membantu para Mujahidin di Gaza dan Seluruh Palestina, sebagaimana telah kau turunkan ribuan Malaikat di Badar, di Khandaq dan di Tabuk.

 

Ya Hayyu Ya Qayyum, 

Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,

ringankanlah penderitaan saudara-saudara kami di Gaza,

kuatkanlah terus generasi baru dari antara anak-anak mereka,

menjadi generasi yang akan membawa kami pada kejayaan Islam lewat Jihad fii Sabiilillah.

 

Ya Hayyu Ya Qayyum, 

Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,

janganlah Kau biarkan kami termasuk orang-orang yang berpangku tangan melihat kezaliman atas saudara-saudara kami.

Daftarkan nama-nama kami dalam daftar panjang para Mujahidin Mukhlisin dan para Syuhada yang menjemput Syurga-Mu.

Jangan Kau biarkan dunia yang hina ini melingkupi kehidupan kami sampai lupa pada Negeri Akhirat-Mu.

 

Ya Hayyu Ya Qayyum, 

Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,

anugerahkan kepada kami kesabaran memegang teguh agama-Mu dan wafatkan kami dalam keadaan Muslim.



Jakarta, 13 July 2014















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar