Rabu, 09 Januari 2013

Puisi Sendu Pramugari untuk Sang Bayi "Merpati"


                                 Sherly (sisi paling kanan)
 

Kematian Annisa Laila Juwita Sari Merpati, bayi yang lahir di pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA), meninggalkan duka tersendiri bagi para pramugari. Sebuah puisi untuk bayi mungil itu pun dibuat.

Puisi ini ditulis oleh Sherly Juwita, pramugari senior yang membantu proses persalinan bayi itu saat terbang dari Timika, Papua, ke Makassar. Dia ingin mengenang bayi itu dengan caranya sendiri: lewat puisi berjudul 'Nak'.

Berikut puisi Sherly seperti dikirim pada redaksi detikcom, Kamis (10/1/2013):

Nak..............


Di ketinggian 32.000 kaki kita bertemu
Sentuhan lembut dari kulit berumur detik
Lemah, tak berdaya
Isak pertamamu nak, begitu halus ..........

Kudekap dirimu dengan dekapan hangat
Berharap terganti pelukan ibumu
Kujaga dirimu dengan sepenuh jiwaku
berharap cinta dan doa kami bisa menghangatkan tubuhmu

Lihat Nak........ ......
Menangislah nak............
Tunjukkan pada kami, doa dan usaha kami tidak sia sia

Nak.............
Kau beri kami kegembiraan dalam keharuan
Kau menggeliat, menangis, matamu terbuka

Lihat, di atas ketinggian 32.000 kaki..........
Semua orang disini menyelimutimu dengan doa
Menghangatkanmu dengan cinta kasih
Kami sebut Annisa Laila Juwita Sari Merpati
Prasasti bagi kami
Berharap pengikat silaturrahmi

Namun....................
Kini kau telah pergi, jauh,
Jauh lebih tinggi dari sekedar 32.000 kaki
Menghadap Sang Pencipta

Selamat jalan nak............
28 jam kehidupanmu memberi banyak bagi kami
Kau bawakan kami, makna cinta kasih dan ketulusan
Tidurlah nak...........

Tidurlah dengan damai
Tidurlah dalam dekapan Sang Maha Rahiim
Bunda sayang kamu..................



http://news.detik.com/read/2013/01/10/112151/2138170/10/puisi-sendu-pramugari-untuk-sang-bayi-merpati?9911012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar