Selasa, 12 Januari 2016

Buah tin, kesukaan rasulullah SAW yang kaya manfaat



Allah swt berfirman,

” Demi buah tin dan buah zaitun, demi gunung thursina,” (at-Tin: 1-2)

Abu Darda radhiallahu’anhu  meriwayatkan bahwa Nabi bersabda :

“Sekiranya kukatakan ada buah-buahan yang turun dari surga maka itulah buah tin. Sebab, buah-buahan surga itu tanpa biji. Makanlah ia, karena ia dapat menghentikan wasir dan bermanfaat menyembuhkan encok“  (Dituturkan oleh Ibnu Qayyim dalam Zaadul Ma’aad )

Buah tin adalah makanan bergizi tinggi karena mengandung monosaccharides(molekul gula tunggal), unsur-unsur mineral, dan vitamin. Ia banyak dipakai untuk mengobati sembelit. Orang-orang Arab atau Badui biasa menggunakan hasil rebusan daun-daunnya untuk mengobati gangguan menstruasi. Selain itu, ia juga bisa digunakan untuk produksi susu. 





Adapun manfaatnya dapat menghilangkan wasir maka hal itu disebabkan ia berfungsi melancarkan (buang air besar) dan menahannya. Sedangkan keistimewaannya untuk mengobati encok – meresapnya asam garam (urat) dalam persendian bisa dibuktikan dengan penjelasan berikut.

Encok disebut juga dengan ‘penyakit para raja’ karena salah satu penyebabnya adalah berlebihan makan daging merah yang menyebabkan kerusakan asam amino, yaitu asam sel somatic. Telah ditetapkan bahwa buah tin memiliki kaitan dengan enzim yang khusus mengubah trimethyl menjadi asam folat.
Enzim yang biasanya bekerja dalam satu sisi saja maka ia bekerja dalam dua sisi sehingga seimbang. Oleh karena itu, obat-obatan dari luar melemahkan enzim, tetapi buah tin bisa menormalkan kinerja enzim. Sebab, encok adalah satu penyakit yang disebabkan kesalahan dalam metabolisme.


 


Professor J. A. Vinson, U of Scranton, USA menyebutkan bahwa buah Tin tidak mengandung garan, lemak dan kolesterol, tetapi mengandung lebih tinggi kalium, serat dan zat besi. Hasil penelitian dalam 100gram buah Tin, mengandung 20% daripada keperluan zat serat seharian untuk tubuh kita. Dari jumlah tersebut, lebih 28% adalah jenis serat terlarut.
Penelitian menunjukkan, bahawa serat terlarut boleh membantu gula dalam darah dan mengurangkan kolesterol dalam darah di dalam saluran pencernaan, manakala serat tidak larut, dapat melindungi dan mencegah kanser kolon (usus besar)




Manfaat Lain Buah Tin
  • Banyak manfaat yang dimiliki oleh buah tin. Buah tin mengandung kalium, omega tiga dan omega enam yang berfungsi untuk menjaga tekanan darah tinggi dan serangan jantung koroner.
  • Kandungan coumarin dalam buah tin dapat mengurangi risiko kanker prostat. Buah tin juga mengandung kalsium untuk mencegah osteoporosis dan membantu meningkatkan kepadatan tulang.
  • Kandungan kalsium yang tinggi membuat buah tin dapat dimakan sebagai alternatif asupan kalsium bagi orang yang alergi terhadap produk susu.
  • Kandungan trytophan-nya dapat menghindari insomnia dan membuat kualitas tidur yang baik.
  • Pektin yang terdapat di dalam buah tin pun dapat membantu mengurangi kolesterol darah. Buah tin sangat efektif untuk proses penurunan berat badan karena kaya serat.
  • Jika dikonsumsi secara rutin, dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara dan kanker usus besar.
  • Rajin mengkonsumsi buah tin dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan daya memori otak, dan mencegah anemia.
  • Efek pencahar yang terkandung dalam buah tin dapat membantu mengobati sembelit kronis.
  • Buah tin kaya akan fenol dan benzaldehid yang berguna sebagai zat anti tumor serta dapat membunuh mikroorganisme penyebab penyakit, jamur, virus dalam tubuh manusia.
  • Selain buahnya, daunnya juga memiliki manfaat. Beberapa manfaatnya yaitu untuk obat kencing batu, diabetes, dan asam urat.
  • Rebus lima ruas daun tin, lalu diminum airnyai. Air rebusan tersebut dapat membantu pasien diabetes mengurangi jumlah asupan insulin dan infeksi ginjal.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar