Rabu, 20 Januari 2016

Manfaat Menakjubkan dari Klorofil

Klorofil


Klorofil merupakan senyawa yang mengubah cahaya menjadi energi pada tanaman. Di samping itu, senyawa ini memberikan warna hijau pada tanaman.
Semakin hijau tanaman itu, maka semakin tinggi kandungan klorofil di dalamnya. Tapi bukan berarati pada buah-buahan tidak ada klorofil. Klorofil tetap saja ada hanya dalam kadar yang sedikit.
Penelitian telah membuktikan banyak kandungan manfaat dalam klorofil. Karena itu zat hijau daun ini sering diekstrak dan digunakan sebagai suplemen kesehatan. Berikut ini manfaat yang bisa didapat ketika mengonsumsi klorofil dilansir Megabored.

1. Membersihkan darah

Studi yang diterbitkan Encyclopedia of Natural Medicine menemukan klorofil cair meningkatkan kualitas sel darah merah. Bahan aktif dari klorofil cair juga bisa membersihkan darah dengan menghilangkan racun.
Kemampuan klorofil cair untuk menghasilkan lebih banyak sel darah merah dikaitkan dengan komposisi kimianya. Komposisi kimia klorofil hampir sama dengan hemoglobin.
Hemoglobin adalah molekul yang ditemukan dalam sel-sel darah merah. Hemoglobin bertugas untuk memberikan oksigen ke seluruh bagian tubuh. Perbedaan klorofil yakni memiliki magnesium di dalam atom pusatnya, sedangkan hemoglobin memiliki besi.

2. Memiliki Antioksidan

Klorofil sarat dengan kandungan antioksidan yang dapat melindungi dari penyakit kronis. Melalui penelitian yang dipublikasi Encyclopedia of Herbal Medicine, klorofil cair bahkan bisa mengurangi risiko peradangan.
Di samping itu, klorofil cair sangat dianjurkan untuk pengidap arthritis dan amygdalitis. Kedua kondisi itu disebabkan oleh peradangan internal. Mengkonsumsi  klorofil cair juga memperkuat sistem kekebalan tubuh, bahkan berita baiknya, klorofil cair bisa menunda tanda-tanda awal penuaan. Ini melindungi dari kerusakan radikal bebas dan perbaikan jaringan yang rusak.


Alquran dan Sains: Klorofil

Hijau daun (ilustrasi)
Hijau daun (ilustrasi)

Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal

Tumbuhan merupakan satu-satunya makhluk hidup yang mampu menghasilkan bahan makanan dari dirinya sendiri. Daun yang ada pada tumbuhan adalah merupakan tempat pengolahan yang di dalamnya diproduksi berbagai bahan makanan bagi tumbuhan-tumbuhan yang diproses melalui bantuan sinar matahari—yang merupakan unsur penting dalam pembuatan bahan makanan tersebut.

Selanjutnya proses pembuatan bahan makanan, dilakukan berdasarkan perpaduan berbagai unsur yang diperlukan. Unsur-unsur itu adalah karbon dioksida yang dihisap dari udara melalui pori-pori yang menutupi seluruh permukaan daun, sinar matahari yang diterima melalui daunnya, air yang diserap melalui akarnya serta kandungan zat pokok bagi terciptanya reaksi kimiawi dari percampuran unsur-unsur di atas. Di mana jika zat ini tidak terdapat, maka reaksi tidak tercipta, meskipun semua unsur yang lainnya telah terpenuhi.

Yang kami maksud dengan zat pokok itu adalah klorofil (yahdhuur), atau zat warna hijau yang terdapat pada daun tumbuh-tumbuhan. Klorofil ini, kadang-kadang terdapat juga pada batang tumbuh-tumbuhan, tapi dengan persentase yang lebih sedikit.

Secara singkat, fungsi dari klorofil ini adalah sebagai sumber pokok bagi elektron yang banyak mengandung energi yang dihasilkan melalui ionisasi klorofil. Elektron ini dibutuhkan dalam proses pembuatan berbagai bahan makanan di dalam sel.    

Sejak dahulu, semua orang telah melihat warna mencolok dari daun yang berwarna hijau. Namun mereka tidak mengetahui peranan penting yang dimilikinya atau strukturnya, kecuali baru-baru ini, setelah banyak dilakukan penelitian.

Padahal Alquran sendiri telah memberikan petunjuknya mengenai peranan penting dari zat hijau ini, sebagaimana yang difirmankan Allah SWT dalam ayat 80 surah Yasin: "Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu."

Ungkapan Alquran yang mengaitkan zat warna hijau yang dimiliki pepohonan menunjukkan peranan penting zat tersebut bagi kehidupan berbagai tumbuh-tumbuhan.

Alquran dan Sains: Tumbuhan dan Kehendak yang Dimilikinya

Pepohonan (ilustrasi)
Pepohonan (ilustrasi)

Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal

Tumbuh-tumbuhan sebagai makhluk hidup terdiri dari batang tubuh dan berbagai jaringan sel dan sel. Sel tumbuh-tumbuhan ini mempunyai kelebihan dibandingkan sel makhluk hidup lainnya, di mana ia mempunyai lapisan plasma yang memiliki kemampuan untuk melakukan penyeleksian sesuai kehendaknya.

Plasma memiliki kebebasan untuk menyeleksi zat yang boleh dicerna oleh tumbuh-tumbuhan dan yang tidak boleh dicernanya. Plasma inilah yang berwenang untuk memasukkan sebagian zat ke batang tubuh dan menolak zat yang lainnya.

Dalam melakukan tugas penyeleksian ini, plasma memerhatikan semua zat yang masuk ke dalam sel tumbuh-tumbuhan yang akan digunakan dalam proses pencernaan untuk memproduksi energi yang dibutuhkannya. Karena untuk menunjang pertumbuhannya, tumbuh-tumbuhan memerlukan zat-zat makanan tertentu untuk pertumbuhan selnya dan untuk membantu proses pembuatan makanan yang dilakukan melalui klorofil.

Keperluan tumbuh-tumbuhan akan zat-zat makanan tertentu ini, harus sesuai dengan porsinya. Karena kalau dalam proses pembuatan makanan itu, unsur-unsur yang yang dimakannya melebihi kadar kemampuannya, maka hal itu bisa mengakibatkan bahaya tertentu yang berkaitan dengan batang tubuh dan fungsinya.

Bahkan bisa mengakibatkan tumbuh-tumbuhan itu terkena racun. Di sinilah peranan plasma dalam mengatur keluar-masuknya semua unsur yang boleh dimakan oleh tumbuh-tumbuhan sesuai ‘aturan’ yang ditentukan untuknya.
Peraturan itu juga akan nampak saat tumbuh-tumbuhan melalui plasma yang terdapat pada akarnya, menyeleksi semua zat yang diperlukannya untuk pembentukan inti sel dari unsur-unsur yang terdapat dalam tanah. Sehingga ia bisa menghasilkan buah-buahan yang memiliki rasa tertentu sesuai dengan jenis masing-masing tumbuh-tumbuhan.

Semua yang kita bicarakan di atas, telah diterangkan oleh Alquran sejak 14 abad yang lampau. Allah SWT berfirman dalam surah Ar-Ra’d ayat 4: "Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun anggur, tanam-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir."

Berdasarkan ayat di atas, kelebihan yang dimiliki oleh salah satu tumbuh-tumbuhan dalam menyeleksi unsur bahan makanan yang diserapnya berpengaruh kepada rasa, kualitas dan warna dari buah-buah yang dihasilkannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar