Senin, 11 Juni 2012

KORUPEDIA: Ensiklopedia Koruptor Indonesia




Setiap hari kita disuguhi dengan berita korupsi. Namun ironisnya, meski beragam upaya dan wacana terus dilangsungkan untuk memerangi korupsi, praktik korupsi tetap berlangsung. Bahkan kini muncul generasi baru koruptor yang ditampilkan oleh kalangan politisi muda produk reformasi dan pegawai pajak muda belia. Padahal, publik sendiri telah jengah dan punya sikap penolakan yang jelas. Karena masyarakat termasuk pihak yang paling dirugikan akibat merebaknya korupsi.

Disisi lain para koruptor acap kali mendapatkan hukuman yang sangat ringan dan banyak juga yang divonis bebas. Bahkan ketika mereka keluar dari penjara mendapat sambutan yang mewah oleh tokoh-tokoh masyarakat berpengaruh. Sadar atau tidak, sebagian media massa memang telah memberi panggung "pencucian dosa" bagi para koruptor itu. Dalam waktu singkat para koruptor yang sudah merusak kehidupan masyarakat dan pemerintahn begitu saja dilupakan. Dengan kata lain, sanksi sosial tidak hadir untuk mensubstitusi institusi hukum yang tumpul. 

Korupedia merupakan inisiatif sukarela dari mereka yang sudah jengah dengan terus berkembangnya korupsi di Tanah Air. Mendokumentasikan para koruptor secara abadi barangkali merupakan salah satu cara untuk tidak begitu saja melupakan dosa-dosa mereka terhadap negeri ini dan masyarakatnya. Agar memberi pelajaran bagi anak-cucu kita, siapapun yang pernah merusak negeri ini dan masyarakatnya tidak pernah akan hilang dari ingatan publik. Seperti kata Milan Kundera, perjuangan manusia adalah perjuangan untuk melawan lupa.

Ensiklopedia ini didedikasikan sebagai sebuah ensiklopedia terbuka tentang korupsi di Indonesia. Atau tepatnya, sebuah ensiklopedia tentang koruptor. Kami memilih media online supaya mudah diakses oleh siapapun, dimanapun,  kapanpun, dan murah.

Sumber data kami adalah putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) sehingga dapat diketahui profil koruptor dan uraian perbuatan yang dilakukan sesuai dengan apa yang dituduhkan kepadanya. Fokus data di Korupedia adalah profil para koruptor dan kasus-kasus korupsi yang mereka lakukan. Data yang masuk, kami verifikasi secara teliti sebelum mempublikasikannya di Korupedia. Verifikasi yang kami lakukan meliputi keputusan hukum, status koruptor dan kategori kasus.

Korupedia juga dilengkapi tautan berita terkait isu korupsi di Indonesia. Setelah seluruh data kami verifikasi, lengkap dengan tautan berita yang mendukung, baru kami publikasikan di Korupedia.

Kedepannya melalui “Korupedia Online” kami berharap bahwa ensiklopedia ini akan mampu menjadi bahan rujukan bagi gerakan masyarakat sipil dalam melawan korupsi. Kami juga berharap situs ini bisa mendorong upaya penegakan hukum di Indonesia lebih progresif dalam memberantas korupsi, khususnya mendorong akselerasi penyelesaian kasus-kasus korupsi yang macet di tangan aparat penegak hukum.

Relawan  yang menginisiasi dan mengelola situs online ini adalah  para penggiat sosial dibidang anti korupsi, media sosial dan teknologi informasi.  Kami juga mengundang partisisipasi masyarakat secara luas untuk menghidupkan situs online ini.

 
Susunan Redaksi

Pendiri:  Heru Hendratmoko, Teten Masduki, Santo Aboeprajitno, Natalia Soebagjo, Danang Widoyoko, Deva Rachman, Catharina Widyasrini, Billy Khaerudin, Alex Junaidi, Metta Dharmasaputra,

Redaksi: Ratna Dasahasta, Arsil, Wawan Suyatmiko, Lais Abid, Suwandi Ahmad, Kaka Prakasa, Nanang Syaifudin.

Salam,

Santo Aboeprjitno.

Santo Aboeprajitno [aboeprajitno.6@gmail.com]
(http://www.korupedia.org)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar