Rabu, 21 Januari 2015

Mana Lebih Efektif Pangkas Bobot, Diet Rendah Lemak atau Karbohidrat?



Untuk bisa menurunkan berat badan, seseorang kadang masih bingung menentukan jenis makanan apa yang sebaiknya mulai dibatasi untuk dikonsumsi. Apakah yang harus dibatasi adalah menu karbohidrat atau lemak?

Menurut studi yang dipublikasikan dalam , jika Anda mencoba untuk menurunkan berat badan, maka yang sebaiknya dibatasi adalah asupan karbohidrat. Ya, mengurangi asupan karbohidrat disebutkan lebih efektif dalam memacu penurunan berat badan dibandingkan memangkas asupan lemak.

Dalam penelitian ini, para peneliti dari Tulane University melibatkan 148 pria dan wanita obesitas untuk mengikuti diet rendah karbohidrat atau diet rendah lemak. Setelah satu tahun, peserta yang menerapkan diet rendah karbohidrat rata-rata kehilangan berat badan 3,5 kg lebih banyak, dibandingkan mereka yang diet rendah lemak.

Tak cuma turun berat badan, mereka juga memiliki penurunan lebih besar pada massa lemak dan faktor risiko kardiovaskular lainnya, seperti dikutip dari jurnal Annals of Internal Medicine, Kamis (22/1/2015).

Meskipun demikian, bukan berarti lantas Anda bisa memangkas besar-besar asupan karbohidrat Anda. Sebagai salah satu nutrisi penting, asupan nutrisi yang satu ini harus tetap dikonsumsi.

Dalam studi tersebut, peneliti menyarankan diet rendah karbohidrat dilakukan hanya dengan membatasi asupan karbohidrat sampai 40 gram per hari (sekitar empat potong roti gandum). Untuk karbohidrat lain seperti serat, Anda diperbolehkan untuk mengonsumsinya.

Cara lebih mudahnya, perhatikan dari mana sumber karbohidrat Anda berasal. 
"Hati-hati memilih sumber karbohidrat Anda adalah kuncinya. Jika sebagian besar karbohidrat Anda lebih banyak terdiri atas sayuran dan buah- dibandingkan nasi putih dan kentang maka sehat bagi jantung dan berat badan juga akan lebih mudah turun," pungkas Lydia A. Bazzano, MD, PhD, peneliti sekaligus pakar nutrisi di Tulane University.



http://health.detik.com/read/2015/01/22/103733/2810545/1410/mana-lebih-efektif-pangkas-bobot-diet-rendah-lemak-atau-karbohidrat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar