Senin, 26 Januari 2015

K O P I



Kopi Meningkatkan Kemampuan Ingatan

Anda biasa minum kopi panas di pagi hari? Jangan tinggalkan kebiasaan ini, karena menurut sebuah studi, afek kafein pada kopi dapat membantu meningkatkan kemampuan ingatan. Ini adalah kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins University di Baltimore, AS, dipublikasi pada jurnal Nature Neuroscience.

Efek positif kafein pada kopi sebagai obat psychoactive yang dapat memelihara fungsi otak, menurut hasil penelitian terbaru pakar internasional dari University of Lisbon dan University of Coimbra, Portugal.

Para peneliti dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, menganalisa dampak kafein sebagai faktor penguatan memori ingatan. Hasilnya, kafein terbukti dapat menguatkan memori tertentu dalam 24 jam setelah dikonsumsi.

"Temuan ini menunjukkan kafein memiliki efek pada proses ingatan pada manusia. Proses ini membuat ingatan lebih permanen dan sulit untuk lupa," ujar penulis studi Michael Yassa, asisten profesor neurobiologi dan perilaku di University of California, Irvine yang melakukan penelitian saat berada di Johns Hopkins.

Studi yang dibiayai oleh National Institute of Health dan National Science Foundation AS melibatkan 100 peserta peminum kafein namun dalam taraf sedang. Artinya mereka tidak meminum kopi, teh, atau minuman soda dalam jumlah besar.
"Kami memilih peserta yang minum kurang dari 500 miligram kafein seminggu. Kebanyakan bukan peminum kopi namun minum soda setidaknya sekali atau dua kali per minggu," jelas Yassa.

Kandungan kafein dalam minuman sangat bervariasi. Yassa mengatakan, rata-rata satu cangkir kopi mengandung 160 miligram, namun ada juga yang mengandung hingga 330 miligram kafein. Menurut dia, paling tidak untuk memberikan efek penguatan memori, seseorang perlu mengonsumsi paling tidak 200 miligram kafein.

Dalam studi yang dipublikasi dalam jurnal Nature Neuroscience ini, para peneliti meminta para peserta untuk melihat gambar-gambar yang mudah ditemui sehari-hari pada layar komputer, seperti sepatu, kursi, bebek karet, dan lain-lain. Mereka meminta agar peserta menyebutkan, apakah benda-benda tersebut termasuk benda dalam atau luar ruangan.

"Kami tidak terlalu mementingkan jawaban mereka, namun ingin mengetahui mereka memperhatikan objeknya dan mengingatnya," ujar Yassa.

Lima menit setelah peserta melihat gambar-gambar, setengah dari mereka diberikan 200 mg kafein dan setengah lagi diberikan plasebo. Satu hari setelahnya, mereka diminta untuk melihat gambar lagi yang diambil dari sisi berbeda, kemudian menjawab apakah objek tersebut baru, lama, atau mirip dengan objek yang kemarin mereka lihat.
Hasilnya, peserta yang diberikan kafein lebih baik dalam membedakan gambar dan mengidentifikasi objek adalah baru, lama, atau mirip.

"Ini artinya, kafein memiliki efek memperkuat ingatan dalam periode waktu yang lebih panjang, selain manfaat lain rasa awas, perhatian, dan waspada," kata Yassa


Catatan:

10 Fakta Tentang Kopi

Berikut ada 10 fakta tentang minuman kopi

1. Kafein bisa membunuhmu
Terutama jika kamu sangat manikak kopi, yakni menenggak kopi 80-100 cangkir sehari. Jadi jangan coba-coba ya.

2. Kopi bisa juga baik buatmu
Studi membuktikan bahwa kita bisa mendapatkan antioksidan dari kopi, cukup satu atau dua cangkir kopi sehari, sudah bermanfaat. Jika tidak suka kopi, bisa coba teh hitam.


3. kafein bisa meningkatkan gairah seks perempuan
Ini baru terbukti pada tikus percobaan. Menurut ilmuwan, pada manusia kopi dapat meningkatkan pengalaman seksual namun hanya pada mereka yang tidak maniak kopi.


4. Kafein bisa mengurangi rasa sakit
Dosis sedang kopi, setara dengan dua cangkir kopi, mampu meredakan rasa sakit di otot setelah olah raga, demikian menurut sebuah studi kecil. Tapi lagi-lagi ini hanya berlaku buat mereka yang bukan pecandu kopi.


5. Kafein bisa bikin kita begadang
Buat yang ingin melek semalaman akan terbantu dengan kopi. Yang tidak, sebaiknya meminum kopi enam jam sebelum jam tidur agar tidak terganggu jam istirahatnya.


6. Kopi yang dekafein pun mengandung kafein
Walaupun istilahnya dekafein, alias bebas kafein, tetap saja kopi tersebut mengandung kafein. Kalau kita minum 10 cangkir kopi dekafein, sama saja dengan minum satu-dua cangkir kopi kafein.


7. kopi dekafein menggunakan bahan kimia
Untuk mengurangi kadar kafein pada kopi dekafein, digunakan bahan kimia bernama methylene chloride.


8. Kafein itu bukan bagian yang berasa pahit
Banyak orang mengira, makin pahit rasa kopi, makin banyak kandungan kafeinnya. Tidak, sebab kafein bukanlah komponen yang rasanya pahit.


9. Kopi yang bagus tergantung pada pembakaran dan peracikannya
Jika ingin kopi bercitarasa nikmat, maka yang paling menentukan adalah proses pembakaran dan racikannya. Selama pembakaran, minyak yang tersimpan dalam biji kopi akan keluar. Makin banyak minyak ini keluar, makin kuat rasa kopinya. Munculnya kandungan kafein tergantung pada lamanya air berada di bagian dasar. Pembakaran yang makin lama juga menghasilkan kafein makin banyak.


10. Kopi ditemukan oleh kambing
Satu milenium silam, di pegunungan Afrika, sekawanan kambing terjaga semalaman setelah makan biji kopi merah. Sang penggembala memeriksa kenapa itu terjadi dan menemukan bahwa penyebabnya adalah kopi. Sejak itu manusia mulai ikutan minum kopi.



http://www.voa-islam.com/read/health/2014/08/22/32396/kopi-meningkatkan-kemampuan-ingatan/#sthash.rJKLfBYL.dpbs
https://mey20.wordpress.com/kesehatan/bahaya-dan-manfaat-kopi-bagi-kesehatan/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar