Sabtu, 29 September 2012

SALING MENJAGA KEKURANGAN SUAMI / ISTRI



Manusia diciptakan oleh Tuhan adalah mahluk yang sempurna. Dibalik kesempurnaannya tercampur antara kekurangan juga kelebihan.
Ketika seseorang telah menikah, maka isteri dan suami telah menjadi satu bagian. Mereka bagaikan pakaian bagi satu sama lain. Dan fungsi utama pakaian adalah menutup aurat. Artinya, masing-masing suami istri harus berusaha menutupi aib pasangannya, dan pantang mengungkapkannya kepada orang lain, meski keluarga sendiri.
Sebagai pasangan rumah tangga dalam hal saling mencintai tidak hanya sekedar menerima kelebihan, tetapi juga harus bisa dan wajib bisa menerima kekurangan yang dimiliki pasangan.
Dalam setiap konflik suami dan isteri, selalu ada saham masalah dari kedua belah pihak. Besar kecilnya saham bisa berbeda, namun saham selalu berasal dari kedua belah pihak.
Salah satu hal yang harus dijaga dalam kehidupan rumah tangga adalah saling menjaga dan merawat kepercayaan di antara suami dan isteri, agar kehidupan keluarga bisa harmonis dan langgeng. Sangat banyak cara merawat kepercayaan antara suami dan isteri, di antaranya adalah dengan jalan menjaga privasi dan rahasia masing-masing. Jika suami dan isteri senang membuka kelemahan pasangan, akan menyebabkan kepercayaan menjadi hilang dan mengancam keharmonisan rumah tangga.
Kadang-kadang, menceritakan kelemahan pasangan ini terjadi secara tidak sadar. Karena bermula dari mengobrol dengan teman kerja, atau mengobrol dan curhat dengan teman, akhirnya berujung membuka rahasia pasangan secara vulgar dan detail.
Justru karena menyadari bahwa suami dan isteri memiliki kekurangan dan kesalahan itulah, sudah selayaknya suami tidak boleh menceritakan kelemahan isterinya kepada orang lain, sebagaimana isteri tidak boleh menceritakan kelemahan suaminya kepada orang lain.
Perbuatan itu, satu sisi masuk kategori menggunjing yang tercela, sisi lain akan menyebabkan tersebarnya aib atau kelemahan pasangan kepada orang-orang yang tidak berhak mendengar, dan tidak punya kompetensi untuk menyelesaikan masalah.
 Dari Abu Sa’id al-Kudriy, Pesan Rasulullah SAW :

“Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di Hari kiamat adalah seorang laki-laki (suami) yang bercampur (bersetubuh) dengan isterinya, kemudian membeberkan rahasia (isteri)-nya tersebut .” (HR. Muslim)
Rahasia pasangan harus selalu dijaga dengan baik, jangan sampai dijadikan komoditas untuk diumbar dan dibuka kepada orang lain. Perbuatan menceritakan kelemahan dan kekurangan pasangan itu tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan bisa menimbulkan permasalahan baru yang lebih kompleks. Apalagi ketika menggunjing pasangan ini menjadi semacam kesenangan atau kegemaran yang dilakukan di sembarang tempat. Ini akan membuat semakin rumitnya persoalan.
Perkuatlah prinsip bahwa suami/istri adalah separo dari kita. Saling mengisi, menguatkan dan menyempurnakan satu sama lain akan membentuk ikatan yang kuat dan kokoh .., berjalan dan beribadah bersama menuju ridha dan cinta Allah yang sejati.

Semoga rahmat karunia Nya selalu menyertai kita ...
Aamiin Ya Rabbal Alamiin




Tidak ada komentar:

Posting Komentar