Kamis, 27 Agustus 2015

Penyakit Degeneratif Serang Kawula Muda


Penyakit Degeneratif Serang Kawula Muda


BELUM ditemukannya obat untuk menyembuhkan penyakit diabetes, membuat para dokter dan ahli kesehatan mengusungkan cara lain agar bisa ditekan jumlah penderitanya.

Salah satunya dengan cara Preventive Medicine. Bentuk dari Preventive Medicine ini adalah upaya pencegahan sebelum terkena penyakit diabetes, yang merupakan salah satu dari penyakit degenaratif.

Setelah mengetahui sudah sejauh mana tingkat kesehatan kita, maka kita bisa mengelola pola makan, pola hidup, dll agar mencegah terkena penyakit yang lebih parah.

Penyakit degeneratif sendiri merupakan penyakit yang tidak menular. Penyakit ini membuat penuaan organ tubuh secara alami.

Gejala dari penyakit ini mulai timbul di usia 40 tahun ke atas. Namun, saat ini penyakit degenaratif sudah menjangkit orang berusia muda yang masih dalam masa-masa produktif.

Ini disebabkan karena orang tersebut memiliki gaya hidup yang tidak sehat.
Tingkat stress tinggi, resiko terkna prehipertensi, prediabtes, dispidemia, serta obesitas bisa terjadi karena melalaikan kesehatannya.

dr. Miftahurachman mengungkapkan, Preventive Medicine ini menekankan bagaiamana mencegah lebih baik dari pada mengobati.

“Kita bisa mulai dari diri kita sendiri dengan terus menjaga kesehatan. Kemudian pelayanan kesehatan terdekat seperti puskesmas juga diharapkan bisa membantu Preventive Medicine ini, dengan lebih giat melakukan penyuluhan, memberikan edukasi kepada masyrakat. Begitu juga dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada, termasuk rumah sakit rujukan,” papar Miftah saat Press Conference, di sela-sela acara seminar “Yakin Sudah Merasa Sehat?” yang diadakan Lab. Klinik Prodia, di salah satu hotel di Jalan Cihampelas Bandung, Sabtu (15/8/2015).

Dalam rangka pencegahan penyakit degeneratif ini, menurut Winni Agustiani ahli kesehatan, selain mengelola asupan makanan, mengelola aktifitas fisik yang cukup, dan mengelola stress dan sebagaiamannya, diperlukan juga pemeriksaan laboratorium secara berkala.

“Begitu ada kelainan-kelainan yang ditemukan, bisa segera diperbaiki, bisa dikelola, dan bisa dihadapi dengan lebih baik baik. Sehingga lebih mudah dan lebih murah.

Kepala Wilayah Prodi Jawa Barat, Mona Yolanda menjelaskan, peran Laboratorium Klinik Prodia ingin berkontribusi terhadap kesehatan, yaitu salah satunya dengan seminar kali ini, sebagai bentuk edukasi terhadap masyarakat.

“Diharapkan masyarakat awan akan meningkatkan awarnessnya dalam pemeriksaan laboratorium dan menjaga kesehatannya. Penyakit diabtes, Sindrome metabolik, hipertensi, stroke, serangan jantung, dsb, saat ini sudah menyerang orang di usia muda. Padahal dahulu di usia 40-50 tahun baru terkena penyakit itu. Di sini Prodia ingin ikut berperan dalam upaya pencegahan hal itu, sehingga hidup kita akan lebih sehat dan lebih produktif,” pungkas Mona. (tj4)


http://jabar.tribunnews.com/2015/08/18/penyakit-degeneratif-serang-kawula-muda?page=2


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar