Jumat, 04 Mei 2012

MENANTI CINTA


Cinta itu pd dasarnya adalah utk saling menyelamatkan, saling melindungi dan membahagiakan diri. Jika kita mencintai diri atau pun orang lain dgn sepenuh hati, itu artinya kita menggantungkan diri pd makhluk yg dgn berbagai kelemahannya belum tentu dapat memberikan semua kebahagiannnya. Oleh karena itu, cinta yg sepenuh hati hanya patut kita berikan pada  SANG KHALIK  yg sudah pasti memberikan respon yg dapat menentramkan hati, karena Dia pasti akan memberikan balasan setimpal bahkan lebih drpd yg kita berikan kpd-Nya.
Firman-Nya ada dalam sebuah hadist qudsi, “Jika dia (hamba-Ku) mendekat kepadaku sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sedepa. Jika ia mendekat kepada-Ku sedepa, Aku akan mendekatinya sehasta, jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku akan datang kepadanya dengan berlari.”





Sejak lama aku berdiri
Dalam sepinya rongga hati
Tak satu pun burung 
Mampu menjawab

Hanya padaMu ku bertanya
Lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti
Cinta untukku

Reff:
Wahai penilai hati lihat batinku
Nyaris bernanah karna luka tersayat
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku

Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti jodohku

Repeat *

Wahai penilai hati lihat batinku
Nyaris bernanah karna luka tersayat
Merana menantikan cinta dan kasih hidupku

Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti jodohku

Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Namun harus ku ikhlaskan semua nasib cintaku padaMu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar