Rabu, 14 Januari 2015

Ingin Sukses? Jauhi 13 Kepribadian Ini



Semua orang pasti ingin menjadi sukses. Memiliki pemahaman dan arti sukses yang berbeda, membuat setiap orang memiliki cara yang berbeda pula. Setiap orang juga dikaruniai kemampuan untuk membentuk kepribadian menjadi seorang yang sukses di kemudian hari. Kepribadian memang suatu proses belajar manusia. Dibentuk oleh usaha dirinya dan juga pengaruh dari lingkungan yang diolah oleh kemampuannya. Sehingga setiap orang jelas memiliki kepribadian dan arti sukses yang berbeda – beda.
Tapi ada juga kepribadian yang membuat seseorang jauh dari kesuksesan yang ia inginkan. Apa saja itu?

1. Selalu menunda dan beralasan untuk menunggu saat yang tepat

Menunggu waktu yang tepat! Begitulah beberapa orang berkata ketika mereka terfikir untuk melakukan sesuatu tapi belum benar – benar ingin melakukannya. Sehingga penundaan selalu ia berikan dalam setiap aktivitasnya. Ia merasa bahwa akan ada waktu yang tepat untuk dirinya melakukan hal tersebut. Entah kapan, ia yakin bahwa ia akan melakukannya. Tapi itu tidak baik, karena menunggu waktu sama saja kita menghilangkan kesempatan untuk mencapai tujuan kita.

2. Merasa berhak untuk sukses tapi tidak memiliki gairah sama sekali

Setiap orang selalu berfikir untuk sukses, selalu merasa bahwa dirinya akan sukses. Tapi tidak semua orang memiliki gairah untuk mencapai sukses. Tidak semua dari mereka akan bersemangat dan terus bergairah untuk melakukan apa yang membuatnya akan sukses. Alasannya beragam, mulai dari penundaan, rasa kurang percaya diri dan juga terlalu yakin dengan kemampuannya, sehingga tanpa usaha ia yakin sudah bisa sukses.

3. Pesimis dan selalu berfikir negatif

Yang namanya orang sukses, selalu berfikir optimis. Mereka tidak pernah tidak yakin dengan kemampuan dan usaha yang ia lakukan. Selalu percaya bahwa dirinya bisa dan apa yang ia kerjakan akan memberikan hasil terbaik. Karena setiap orang sukses selalu mengimbangi antara mimpi, usaha dan juga doa. Dan bagi mereka yang selalu berfikir negatif atau pesimis, bisa jadi akan sangat sulit menjadi orang sukses.

4. Selalu menyibukkan diri dengan hal yang tidak selalu berguna

Orang sukses selalu tahu apa yang ia kerjakan dan apa yang memang harus ia kerjakan. Mereka sibuk karena memang bekerja dan menghasilkan sesuatu yang berguna. Mereka tidak akan membuang waktu untuk berlama – lama memainkan atau melakukan hal yang belum tentu berguna. Seperti bersosial media yang memakan waktu lama dan bisa jadi memakan waktu produktifnya dalam bekerja. Ia tahu bagaimana membagi waktu antara bekerja dan juga bersantai.

5. Percaya bahwa masalah akan hilang tanpa dicari solusinya

Masalah apapun diturunkan untuk dicari solusinya. Tidak ada sebuah masalah yang hilang dan selesai tanpa solusi. Semua membutuhkan solusi dan semua membutuhkan usaha. Mereka yang yakin bahwa masalah akan hilang tanpa usaha dan solusi bisa jadi bukan ciri orang yang akan sukses. Karena selain meremehkan, mereka juga terlihat tidak serius dalam menanggapi masalah yang ada.

6. Seorang pemimpi yang hanya memiliki ide besar

Bermimpi besar tentang kesuksesan diri memang baik. Memiliki cita – cita dan tujuan dalam hidup memang harus tertanam sejak diri. Tapi apa gunakanya ketika sebuah mimpi tidak diimbangi dengan usaha untuk mencapainya? Semua akan sia – sia. Seorang yang sukses akan berusaha belajar dan mencari cara untuk mencapai mimpi itu.

7. Tidak memiliki kepercayaan diri

Ini dia yang sulit untuk benar – benar ditanamkan. Tidak semua orang memiliki rasa percaya diri yang besar terhadap kemampuannya. Bahkan terkadang mereka cenderung akan down atau melemah ketika ada kesalah yang ia perbuat. Mereka bisa jadi tidak memiliki rasa percaya diri lagi. Dan itu buruk. Karena setiap orang sukses selalu memiliki rasa percaya diri yang besar. Mereka percaya dengan kemampuan yang ia miliki.

8. Tidak memiliki keberanian untuk melangkah jauh ke depan

Orang sukses adalah mereka yang tidak pernah puas dengan pencapaiannya saat ini. Mereka selalu berusaha mencari cara untuk mencapai hal yang lebih besar lagi. Dan orang sukses selalu berfikir jauh ke depan. Memiliki rencana besar untuk waktu yang cukup panjang. Dan mereka yang tidak memiliki keberanian untuk berfikir jauh ke depan, bisa dipastikan akan sulit mencapai sukses.

9. Menjadi terlalu perhitungan terhadap suatu hal yang akan terjadi

Ia selalu berfikir dan memperhitungkan apa yang ia fikirkan dan apa yang ingin ia lakukan. Mereka selalu berkutat dengan pemikiran besar yang dimilikinya tanpa mau pergi dan mewujudkannya.

10. Malas dan cenderung jauh dari motivasi dalam bentuk apapun

Ketika seorang ingin sukses, mereka akan mencari banyak cara untuk membantu mewujudkan impiannya. Salah satunya yaitu mencari motivasi dari berbagai sumber, terlebih ketika ia sedang terpuruk dan mulai melemah. Ia berusaha untuk mendapatkan motivasi dan menciptakan motivasinya sendiri. Tapi orang yang sulit sukses akan cenderung diam dan tidak bergerak jauh dari kondisinya saat ini.

11. Tidak tahu apa yang ingin dicapainya

Orang sukses itu selalu tahu apa yang ingin ia capai. Apa tujuannya melakukan sesuatu dan apa harapan kedepannya dengan hal yang ia lakukan. Dan bagi mereka yang sulit mencapai sukses cenderung tidak tahu apa yang sebenarnya ingin ia capai dan ingin ia lakukan. Mereka hanya mengikuti arus yang mengalir tanpa memiliki pendirian sendiri untuk sukses.

12. Berfikiran sempit dan tidak pernah membuka diri

Tidak ada orang sukses yang duduk diam dan menanti kesuksesan datang sendiri. Mereka selalu berusaha untuk mencari tahu apa dan bagaimana mengembangkan kemampuannya. Mencari masukan dan menerima kritikan. Mereka selalu berfikir luas dan tidak pernah menutup diri, dari perkembangan di lingkungan, dari kritikan dan saran, dan dari segala ilmu baru yang ia temui.

13. Selalu sibuk, tapi tidak pernah benar – benar produktif

Tidak semua orang sibuk itu produktif. Produktif sendiri bisa diartikan sebagai suatu kondisi dimana seseorang bisa mengerjakan atau menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dalam waktu yang telah ditentukan. Tapi orang yang terlihat sibuk belum tentu benar – benar produktif. Mereka bisa saja hanya menyibukkan diri tanpa tahu apa yang sebenarnya ia kerjakan dan ingin ia hasilkan. Dan mereka yang ingin benar – benar sukses selalu bisa membagi waktu untuk bisa bekerja dengan produktif.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar