Senin, 08 Oktober 2012

AL MUQADDIM | AL MUAKHKHIR


AL MUQADDIM |  AL MUAKHKHIR 
AL MUQADDIM (yang Maha Mendahulukan) dan AL MUAKHKHIR (yang Maha Mengakhirkan) adalah Allah yang mendekatkan dan menjauhkan.
 
 
 
Siapapun yang didekatkan-Nya, Dia majukan dan siapapun yang dijauhkan-Nya, Dia buang. Dengan demikian Allah Azza wa Jalla memajukan para Nabi-Nya dan Wali-Nya mendekatkan mereka kepada-Nya dan dengan membimbing mereka. Dia membuang musuh-musuh-Nya dengan menjauhkan mereka dan menempatkan rintangan antara dirinya dengan mereka.
 
Bila seorang raja membawa dua orang mendekat kepadanya, tetapi menempatkan salah seorang lebih dekat dengannya, sang raja telah memajukannya dengan mendahulukannya atas yang lainnya. Pemajuan (pendahuluan) ini terkadang dapat dalam posisi dan tekadang dalam peringkat, dan tak terelakkan berkaitan dengan sesuatu yang dituju, yaitu sasaran, yang dalam kaitannya dengan apapun yang dimajukan, ia dimajukan. Dan apapun yang dimundurkan, Dia mundurkan. Yang dituju adalah Allah SWT. Siapapun yang dimajukan dalam hubungannya dengan Allah, dia-lah yang didekatkan kepada-Nya.
 
Dengan begitu, Dia memajukan, secara berurutan para Malaikat, para Nabi, para Wali dan para Ulama. Siapapun yang dimundurkan, dia dibelakang dalam hubungannya dengan mereka yang ada didepannya, namun didepan mereka yang ada dibelakangnya.
 
Allah adalah AL MUQADDIM dan AL MUAKHKHIR, Jika anda menganggap kemajuan atau kemunduran mereka sebagai hasil dari ketekunan atau kelemahan mreka sendiri, atau disebabkan keunggulan atau kerendahan mereka, siapakah yang telah mendorong mereka untuk tekun dengan cara memajukan pengetahuan mereka, atau mendorong mereka untuk beribadah dengan cara membangkitkan gairah dan niat mereka?, siapakah yang mendorong mereka menjadi lemah dengan cara mengubah niat mereka menjadi bertentangan dengan jalan yang lurus?, Semua itu datang dari Allah SWT, karena Dia adalah yang Maha Mendahulukan dan yang Maha Mengakhirkan.
 
Apa yang dimaksudkan-Nya adalah pemajuan atau pemunduran derajat, yangmenunjukkan bahwa siapapun yang dimajukan, dia telah dimajukan berkat pengetahuannya dan amal perbuatannya, namun pemajuan itu tidaklah terlepas dari pemajuan oleh Allah Azza wa Jalla sendiri, begitu pula yangdimundurkan.
 
`Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yangbaik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari Neraka` (Al Anbiyaa':101)
 
`Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) daripadaku; "sesungguhnya akan aku penuhi Neraka Jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama` (As Sajdah:13)
 
`Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah)` (Al-Waaqi'ah:10~11).
 
Imam Al-Ghazali


 http://fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=221:al-muqaddim-al-muakhkhir&catid=47:asma-allah&Itemid=419

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar